
Kampiunnews | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya melakukan penanganan terbaik bagi korban dan pengungsi bencana kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat (3 Maret 2023) malam. Termasuk memastikan kondisi korban dan pengungsi mendapatkan kebutuhan dasarnya, seperti makanan dan pakaian melalui bantuan yang diberikan.
“Bantuan yang disalurkan ini terdiri dari makanan, pakaian, dan obat-obatan. Bantuan ini akan terus diupayakan untuk disalurkan secara optimal dan kontinyu. Hal ini adalah upaya kami untuk memastikan kondisi korban dan pengungsi dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta M Ridwan Ibrahim, Senin (6/3).
Sementara itu, menurut data BPBD DKI hingga pukul 06.00 WIB, tercatat jumlah pengungsi sebanyak 214 jiwa, rinciannya:
- Kantor PMI Jakarta Utara sebanyak 186 jiwa; dan
- RPTRA Rasella berkurang 12 jiwa, sehingga menjadi 28 jiwa.
Data Penanganan Korban
Sementara data korban, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, hingga pukul 06.00 WIB, korban meninggal berjumlah 18 jiwa. Sedangkan, 37 jiwa sedang dalam penanganan tim medis di rumah sakit, rinciannya:
- RSCM 1 jiwa;
- RSPP 24 jiwa;
- RS Pelabuhan 3 jiwa;
- RSUD Tugu 1 jiwa;
- RSUD Koja 1 jiwa;
- RS Yarsi 2 jiwa;
- RS Firdaus 1 jiwa;
- RS Pertamina Jaya 2 jiwa; dan
- RS Pekerja 2 jiwa.
Untuk meringankan beban korban, BPBD DKI Jakarta telah mengirimkan 50 personil dan mendirikan 2 tenda pengungsi yang bertempat di RPTRA Rasela dan Wali Kota Jakarta Utara. BPBD juga mendistribusikan bantuan berupa : makanan instant, air mineral, sarung, selimut, mukena, terpal, matras, family kit, kidsware, sandang, kantong jenazah, sabun batangan, wipol, hand sanitizer, masker, kipas angin, alas tenda; dan megaphone.
Disamping bantuan dari BPBD DKI Jakarta, pihak BNPB, Dinas Sosial DKI Jakarta juga telah memberikan batuan bagi penyitantas kebakaran Depo Pertamina, Plumpung, Jakarta Utara.
Bantuan berupa kebutuhan makanan dan sandang, Dinas Kesehatan DKI juga memberikan dukungan pelayanan kesehatan selama 24 jam.
Dinas Kesehatan juga telah menyediakan 1.000 paket obat dan pendampingan trauma healing untuk anak-anak. Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan kebakaran ini, karena melindung warga dan memastikan keselamatan warga adalah hal yang paling utama.






