Kampiunnews I Jakarta – Direktur IRCI (Institute for Research,Consultation and Information of International Investment) Gabriel de Sola mendukung total Kota Kupang menjadi Kota Transit Internasional wilayah Selatan NKRI untuk menghubungkan NKRI dengan Republik Demokratik Timor Leste, Australia, New Zealand dan Negara-Negara Pasifik.
“Secara geografis Kupang layak untuk itu. Dia berbatasan dengan beberapa negara di bagian selatan,,” ujarnya.
Selain menjadi penghubung antar negara, Kupang juga bisa dikembangkan menjadi Kota Transit Nusantara wilayah Selatan NKRI menuju Blok Marsela,Maluka Barat Daya hingga Lumbung Pangan Internasional Provinsi Papua Selatan.
Terkait dengan pengembangan wilayah itu, Gabriel mengharapkan Presiden terpilig Prabowo Subianto memilih putra terbaik Indonesia Timur Farry Francis menjadi Menteri Perhubungan RI karena beliau memiliki kemampuan dan jaringan nasional dan internasional di bidang perhubungan dan infrastruktur selama menjadi Wakil Rakyat di Senayan.
Dengan menjadi Menhub, Farry Ketua Komisi V DPR RI periode 2014 – 2019 bisa mengeksekusi program strategis wilayah selatan NKRI, yakni pertama dengan menjadikan Bandara Udara El Tari menjadi Bandara Internasional yang menghubungkan NKRI dengan Australia, New Zealand dan Negara-Negara Pasifik dan Amerika Latin.
Kedua, mempercepat Pelabuhan Tenau menjadi Pelabuhan Samudera dan Pelabuhan Bolok menjadi Pelabuhan Transportasi Laut Nusantara jalur strategis ke Blok Marsela, Maluku Barat Daya dan Lumbung Pangan Internasional Provinsi Papua Selatan serta jalur Internasional menghubungkan NTT dengan RDTL, Darwin, Australia, New Zealand dan negara-negara Pasifik serta Amerika Latin.
Dalam seleksi kabinet saat ini, figur Farry Francis adalah pilihan tepat yang mewakili Indonesia Timur dan kepentingan strategis wilayah Selatan NKRI.
“Kami tentu bergarap Presiden terpilih memilih dan mempercayakan Farry Francis menjadi Menteri Perhubungan RI. Beliau memiliki kompetensi dan jejaring nasional serta internasional,” demikian Gabriel.






