Kampiunnews | Jakarta – Pada 20 Oktober 2024, Indonesia akan menyaksikan pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2024-2029. Acara pelantikan ini akan diselenggarakan di Gedung MPR/DPR, Jakarta. Momen ini menandai transisi kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang akan menyerahkan jabatan mereka secara resmi. Acara tersebut diharapkan menjadi simbol persatuan dan bersejarah bagi bangsa Indonesia
Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro, menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama satu dekade. Menurutnya, banyak pencapaian signifikan yang berhasil diraih di bawah kepemimpinan Jokowi, membawa bangsa ini menuju kemajuan. Legacy yang ditinggalkan Jokowi di berbagai bidang menunjukkan keberhasilan dalam membangun pondasi yang lebih kuat bagi Indonesia ke depan.
“Apresiasi buat Pak Jokowi, mampu menghadapi tantangan yang sangat berat selama 10 tahun terakhir, mulai dari pandemic Covid-19, gejolak geopolitik global, perang dagang dan berbagai ancaman krisis, serta perubahan iklim yang menimbulkan banyak bencana,” terang Lana T.Koentjoro.
Perempuan asal kawanua Sulawesi Utara memaparkan bahwa sektor UMKM dengan peran serta perempauan memiliki pertumbuhan signifikan di Indonesia, dengan sekitar 92% penyerapan tenaga kerja berada di sektor ini menurut data Kementerian Keuangan. Sektor UMKM memainkan peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung ekonomi nasional. Kontribusi perempuan dalam UMKM menunjukkan bagaimana sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi dan penggerak pertumbuhan, serta pemberdayaan ekonomi yang inklusif di seluruh negeri.
Lana T. Koentjoro yang juga Ketua Timnas penggagas Hari Kebaya Nasional menyampaikan apresiasinya saat menyaksikan pemanggilan tokoh-tokoh perempuan ke kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mengisi jabatan menteri. Didampingi Sekretaris Umum dan pengurus PIM di kantor DPP PIM, Lana menyambut positif keterwakilan perempuan dalam kabinet mendatang.
Rahajeng Widya Sekretaris Umum PIM menambahkan harapannya agar lebih banyak perempuan yang dipanggil, demi meningkatkan keterwakilan perempuan di kabinet Prabowo–Gibran mendatang.






