Kampiunnews|Jakarta – Papua Football Academy (PFA) terus menegaskan perannya sebagai wadah pengembangan talenta sepak bola Indonesia Timur, khususnya Papua. Akademi ini hadir untuk menjaring, membina, dan mengasah potensi generasi muda agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional. Melalui program pembinaan berkelanjutan, PFA membuka akses lebih luas bagi talenta Papua untuk menembus panggung sepak bola dunia.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, tiga putra terbaik Papua yang tergabung dalam Papua Football Academy mendapatkan kesempatan menjalani pemusatan latihan (training camp) di Austria. Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas teknik, mental, dan pengalaman bertanding para atlet muda di lingkungan sepak bola Eropa.
Sebelum bertolak ke Austria, ketiga atlet tersebut menerima arahan dan motivasi langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/2). Pertemuan tersebut menjadi momen penyemangat sekaligus simbol dukungan pemerintah terhadap pengembangan talenta muda dari wilayah timur Indonesia.
Selama tiga pekan di Austria, para atlet akan mengikuti pemusatan latihan sekaligus seleksi bersama sejumlah klub sepak bola setempat. Program ini diharapkan menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan serta membuka peluang karier profesional di masa depan.
Direktur Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, menjelaskan bahwa Wakil Presiden berpesan agar para atlet menjaga nama baik Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi sepak bola nasional.
“Pak Wapres menyampaikan agar anak-anak membanggakan Indonesia dan keluarga, serta memberikan kontribusi terbaik untuk sepak bola dan masyarakat. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi mereka,” ujar Wolfgang.
Salah satu peserta Elite Camp Austria, Dovi Theofilus Salossa, mengaku bangga dan termotivasi setelah bertemu langsung dengan Wakil Presiden sebelum keberangkatan.
“Kami sempat berbincang langsung dengan Bapak Wakil Presiden. Senang sekali bisa bertemu. Pesannya agar kami tetap semangat, fokus, dan terus belajar,” ungkap Dovi.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan atlet menyerahkan jaket dan bola untuk ditandatangani sebagai simbol dukungan dan doa. Wakil Presiden juga memberikan sepatu kepada para atlet sebagai bentuk motivasi dan perhatian.
Direktur PT Garuda Gemah Nusantara Rizky Aidi, selaku pengelola Papua Football Academy, menegaskan bahwa program pembinaan ini bertujuan menjaring potensi terbaik, khususnya dari kawasan timur Indonesia. Ia menyebutkan bahwa operasional PFA mendapat dukungan penuh dari Freeport Indonesia sejak 2022.
“Talenta-talenta dari timur memiliki daya saing yang kuat. Kesempatan tiga minggu di Austria bersama klub-klub setempat menjadi momentum penting untuk menunjukkan kualitas mereka dan membuka peluang karier profesional,” kata Rizky.
Sementara itu, Sekretariat Wakil Presiden dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari implementasi visi Astacita Presiden Prabowo, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia unggul dan pemerataan kesempatan bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
Pemerintah mendorong agar talenta dari berbagai daerah, termasuk Papua, memperoleh akses pembinaan, fasilitas, serta jejaring internasional yang memadai sebagai bagian dari transformasi menuju Indonesia Emas 2045.






