Kampiunnews|Penajam Paser Utara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat kesiapan infrastruktur dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memfungsikan jalan akses utama guna mendukung aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di ibu kota baru Indonesia.
Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN Troy Pantouw menyampaikan bahwa infrastruktur jalan utama menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem pemerintahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Infrastruktur jalan utama merupakan penghubung bagian penting dalam ekosistem pemerintahan baru yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Troy di Sepaku, Kamis.
Dengan mulai difungsikannya jalan akses utama tersebut, mobilitas pegawai di kawasan KIPP menjadi lebih efisien. ASN kini dapat memanfaatkan jalur internal KIPP tanpa harus melalui jalan nasional Sepaku Raya, sehingga mempercepat waktu tempuh dan meningkatkan konektivitas antar kawasan perkantoran dan hunian.
Jalan yang mulai difungsikan meliputi kawasan Precinct Core dan Sumbu Tripraja. Akses ini mempermudah pergerakan ASN dari rumah susun (rusun) hunian menuju kompleks perkantoran pemerintahan. Meskipun saat ini baru satu jalur yang difungsikan, kendaraan sudah dapat melintas untuk menunjang aktivitas harian di KIPP.
Secara fisik, pembangunan jalan sepanjang 4,72 kilometer tersebut telah mencapai progres 69,08 persen. Jalur ini menghubungkan Rusun ASN-3, kawasan perkantoran Otorita IKN, Hotel Swissotel, hingga fasilitas kesehatan Rumah Sakit Hermina Nusantara. Koridor tersebut juga berada di kawasan yang sama dengan Istana Wakil Presiden.
Selain itu, jalan akses utama tersebut terhubung dengan Jalan Sumbu Timur KIPP IKN, kawasan pertahanan dan keamanan (Hankam), kawasan hutan produksi konversi (HPK), serta hunian Rusun ASN BIN-Polri. Konektivitas ini semakin memperkuat jaringan transportasi internal KIPP sekaligus mendukung integrasi fungsi pemerintahan, hunian, dan layanan publik.
Otorita IKN memastikan percepatan pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur jalan, tetapi juga pada penyediaan fasilitas dasar lainnya seperti hunian ASN, layanan kesehatan, perhotelan, serta utilitas pendukung. Langkah ini dilakukan seiring rencana aktivasi bertahap IKN sebagai pusat kerja pemerintahan sepanjang tahun 2026.
Sebanyak 16 kementerian dan lembaga negara dijadwalkan mulai melakukan aktivitas rutin di KIPP IKN pada tahun ini. Aktivasi tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi Nusantara sebagai ibu kota politik dan pusat administrasi pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan.
Perkembangan pembangunan IKN hingga saat ini menunjukkan kemajuan signifikan, baik dari sisi infrastruktur dasar, kawasan pemerintahan, maupun hunian ASN. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung siap beroperasi secara bertahap guna menjamin kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru.






