Kampiunnews | Malang – Dalam upaya memperkuat jejaring organisasi, Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LIRA Jawa Timur untuk periode 2023-2028. Acara pelantikan yang dipimpin oleh Presiden LIRA, Andi Syafrani, berlangsung di BeSS Resort and Waterpark Lawang, Kabupaten Malang, pada Sabtu (14/12/2024).
Pelantikan DPW LIRA Jatim kali ini juga bersamaan dengan pelantikan 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIRA dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini dilanjutkan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW LIRA Jatim yang bertujuan memperkuat koordinasi dan membahas langkah-langkah strategis ke depan.
Setelah pelantikan, Rakerwil dipimpin langsung oleh Gubernur LIRA Jawa Timur, M. Zuhfy Achmadi. Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Malang Sanusi, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Benny Sampurwato, Plh. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jatim Nurul Ansori, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2019-2024 Sudiono Fauzan, serta Wakil Presiden LIRA Bidang Organisasi Frans X. Watu dan perwakilan TNI Polri Jawa Timur.
Bupati Malang, Sanusi, menyambut baik peran LIRA dalam mendukung program pemerintahan daerah. “Selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Kami berharap LIRA se-Jawa Timur dapat mengawal program pemerintahan di daerah masing-masing,” ujarnya. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang menaruh harapan besar terhadap pengurus DPW maupun DPD LIRA yang baru dilantik. “Kolaborasi dan sinergi ini diharapkan membawa perubahan positif, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Presiden LIRA, Andi Syafrani, menyatakan pelantikan ini adalah langkah awal dalam menyusun program kerja yang lebih konkret. “Rakerwil ini akan menyerap aspirasi dari berbagai daerah di Jawa Timur, yang kemudian diformulasikan menjadi rencana kerja yang lebih jelas dan terukur,” jelasnya. Ia menekankan bahwa program kerja DPW dan DPD harus selaras dengan DPP untuk memperkuat sinergi di setiap tingkatan. “LIRA siap mengadvokasi masyarakat terkait program kerja pemerintah daerah dan memberikan koreksi jika ditemukan penyimpangan,” tegas Andi.
Sementara itu, Gubernur LIRA Jatim, M. Zuhfy Achmadi, menambahkan bahwa pihaknya akan menyusun program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Program jangka pendek fokus pada konsolidasi organisasi dan upaya mencegah oknum-oknum yang mengatasnamakan LIRA untuk kepentingan pribadi. “Tindakan mereka merugikan citra organisasi, dan harus dihentikan,” ujarnya. DPW LIRA Jatim juga berkomitmen mengevaluasi kinerja DPD yang tidak taat aturan. “DPD yang tidak sejalan dengan DPP akan mendapat peringatan sesuai arahan Wapres LIRA,” tambahnya.
Selain itu, LIRA Jatim akan membentuk Satgas Ketahanan Pangan untuk mendukung program ketahanan pangan yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk pembagian makanan bergizi gratis. “Kami akan berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk memastikan program berjalan lancar,” kata Zuhfy.
Untuk jangka panjang, LIRA Jatim berencana memperkuat sektor UMKM. “Saat ini, kami sudah membina dua UMKM, yakni kripik pisang dari Kabupaten Malang dan olahan bawang lanang dari Kabupaten Sidoarjo,” tutupnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan LIRA Jawa Timur semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan masyarakat dan pemerintahan yang lebih baik di provinsi tersebut.






