Kampiunnews | Jakarta – PT TASPEN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga integritas sistem pembayaran pensiun nasional dengan menghadirkan solusi autentikasi yang lebih mudah, cepat, dan akurat. Autentikasi merupakan proses verifikasi keberadaan penerima manfaat yang krusial untuk memastikan pembayaran manfaat pensiun tepat sasaran.
TASPEN menegaskan bahwa keterlambatan atau kelalaian dalam melakukan autentikasi dapat berdampak serius. Apabila autentikasi tidak dilakukan selama tiga bulan berturut-turut, pembayaran pensiun akan dihentikan sementara.
TASPEN juga mengingatkan pentingnya pelaporan apabila terdapat penerima manfaat yang telah meninggal dunia, atau anak tertunjang yang sudah dewasa, menikah, atau bekerja. Jika tidak dilaporkan ke Mitra Bayar atau Kantor Cabang TASPEN, maka kelebihan bayar yang terjadi akan ditagih kembali.
Untuk memudahkan peserta dalam melakukan verifikasi, TASPEN menyediakan dua metode autentikasi yang dapat dipilih:
- Autentikasi Manual
Dilakukan langsung oleh Mitra Bayar saat penerima manfaat datang ke kantor bayar, atau melalui kunjungan petugas dalam program Layanan Kunjungan Peserta Pensiun (LKPP). - Autentikasi Digital melalui Aplikasi Andal by TASPEN
Autentikasi digital memungkinkan peserta melakukan proses secara mandiri melalui smartphone dengan verifikasi biometrik berupa wajah, suara, dan/atau sidik jari.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menjelaskan, “Sebelum dapat menggunakan fitur autentikasi digital, peserta diwajibkan melakukan enrollment atau perekaman data biometrik terlebih dahulu. Kabar baiknya, proses enrollment ini kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Andal by TASPEN.”
“Prosesnya cepat dan mudah. Peserta tidak lagi perlu datang ke kantor cabang atau kantor Mitra Bayar. Cukup melalui aplikasi di rumah,” tambah Henra.
Selaras dengan Asta Cita Pemerintah
Inovasi ini sejalan dengan poin keempat dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yaitu mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya. TASPEN berkomitmen memberikan layanan publik yang transparan dan akuntabel, sekaligus mendorong seluruh peserta untuk aktif melakukan autentikasi setiap bulan sebagai bagian dari penguatan sistem pembayaran pensiun yang adil dan berkelanjutan.
Salah satu peserta pensiun, Sutanto (62), dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, turut merasakan manfaatnya:
“Kita tinggal selfie saja lewat hape, sangat memudahkan,” ujarnya.
TASPEN juga mengimbau para peserta dan masyarakat umum untuk tetap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan TASPEN. Untuk informasi resmi dan terpercaya, peserta diimbau hanya mengakses:
- Situs resmi: taspen.co.id
- Media sosial resmi TASPEN
- Call Center TASPEN: 021-1500919
Dengan upaya-upaya ini, TASPEN ingin memastikan bahwa setiap manfaat pensiun tersalurkan secara tepat sasaran, adil, dan mampu menjamin masa tua yang aman dan nyaman bagi seluruh pesertanya.






