Kampiunnews | Danau Toba – Indonesia kembali menorehkan tinta emas di panggung olahraga internasional. Boanerges Ratag, remaja 16 tahun asal Papua Barat, berhasil mencetak sejarah dengan meraih gelar Juara Dunia dalam ajang APB-UIM Endurance World Championship Grand Prix of Indonesia yang digelar di Danau Toba.
Pencapaian ini menobatkan Ratag sebagai pembalap Indonesia pertama sekaligus pembalap termuda sepanjang sejarah yang berhasil meraih gelar prestisius di cabang olahraga Aquabike.
Sejak hari pertama kompetisi, Ratag tampil konsisten dengan strategi balap yang matang. Ia berhasil mengumpulkan total 136 poin, unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Jay Finlinson (Amerika Serikat) yang menempati posisi runner-up dengan 113 poin, serta Anthony Radetic (Amerika Serikat) di peringkat ketiga dengan 92 poin.
“Hari ini bukan hanya kemenangan saya, tapi kemenangan untuk Indonesia. Terima kasih atas semua doa dan dukungan, khususnya masyarakat Papua Barat dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Ratag penuh haru.
Apresiasi juga datang dari Organizing Committee Chairman The Lake Toba GP sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka. Menurutnya, keberhasilan Ratag menjadi bukti nyata bahwa putra bangsa mampu bersaing di level tertinggi dunia.
“Kemenangan Boanerges Ratag adalah kado terindah menjelang peringatan HUT ke-80 RI. Dari Papua Barat, ia mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi, sekaligus menjadi inspirasi generasi muda untuk berani bermimpi dan berjuang meraihnya,” tutur Troy.
Momen bersejarah ini semakin bermakna karena diraih hanya dua hari menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Semangat juang Ratag di lintasan air mencerminkan nilai perjuangan dan pantang menyerah yang diwariskan para pahlawan bangsa.
Sebagai penyelenggara lokal, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta layanan pendukung. Kolaborasi ini menjadi faktor kunci suksesnya penyelenggaraan ajang kelas dunia di Danau Toba, yang tidak hanya menyuguhkan kompetisi ketat antar-atlet, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkesan bagi para penonton.






