Kampiunnews|Kupang โ GOR Flobamora Oepoi, Kota Kupang, berubah menjadi lautan putih pada Jumat pagi (19/6/2026). Sebanyak 500 kenshi (praktisi) dari 23 dojo se-Nusa Tenggara Timur (NTT) tumpah ruah mengikuti pembukaan Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo Kategori Pelajar dan Mahasiswa memperebutkan Piala Wali Kota Kupang Tahun 2026.
Kejuaraan yang digagas oleh Pengurus Kota Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PERKEMI) Kota Kupang ini berlangsung meriah selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026. Event ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan dirancang sebagai wadah strategis untuk membina atlet muda menuju jenjang kejuaraan tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Sekretaris Panitia Pelaksana, Rahmat Mukolang, menuturkan bahwa pembukaan kejuaraan ditandai dengan prosesi resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang. Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur penting, mulai dari Ketua Umum Pengurus Besar PERKEMI, jajaran Pemerintah Kota Kupang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga para kepala sekolah pemilik dojo dan orang tua peserta.
“Kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan antar-dojo sekaligus mengukur hasil pembinaan atlet yang selama ini dilakukan di masing-masing daerah,” ujar Rahmat.
Antusiasme terlihat dari sebaran peserta yang tidak hanya berasal dari Kota Kupang, tetapi juga merambah kabupaten lain seperti Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Kupang, dan Sabu Raijua. Hal ini membuktikan bahwa olahraga Shorinji Kempo kian mengakar dan berkembang pesat di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Secara teknis, kejuaraan ini mempertandingkan dua nomor utama, yakni Embu (pertunjukan teknik) dan Randori (pertarungan). Pertandingan digelar di tiga arena (court) yang dibagi khusus untuk masing-masing nomor. Kategori yang dilombakan sangat inklusif, mencakup tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), mahasiswa, hingga kategori umum tanpa batasan usia. Bagi para kenshi senior, ini adalah kesempatan emas untuk unjuk gigi.
Rahmat menegaskan bahwa di balik perebutan medali emas, perak, dan perunggu, tersimpan misi besar. “Kami berharap para atlet yang tampil terbaik dalam kejuaraan ini dapat menjadi tulang punggung daerah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT maupun kejuaraan nasional lainnya,” katanya.
Lebih jauh, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi event akbar, termasuk kejuaraan dunia Shorinji Kempo yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027. Rangkaian acara juga akan ditutup dengan pelantikan Pengurus PERKEMI Kota Kupang periode terbaru pada hari terakhir, Minggu (21/6/2026), yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang.
Pantauan di lokasi menunjukkan atmosfer yang sangat hidup. Ratusan kenshi dengan dogi putih dan sabuk berwarna-warni tampak fokus, sementara sorak-sorai pendukung dari tribun tak henti-hentinya membakar semangat para atlet. Tepuk tangan dan yel-yel dukungan bergema setiap kali teknik apik ditampilkan di arena, menciptakan nuansa kompetisi yang sportif, kompetitif, namun tetap kental dengan nilai persaudaraan.
Melalui kejuaraan ini, Shorinji Kempo di NTT tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga terus berkomitmen membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan tangguh.






