Kampiunnews I Surabaya – PT Dharma Lautan Utama (DLU) memberikan tanggapan positif terhadap keluhan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait tingginya harga tiket pesawat dan kehadiran armada kapal laut sebagai solusi transportasi masal.
Figur kunci dalam inisiatif ini adalah Serena Cosgrova Francis, seorang calon legislatif RI dari Partai Gerindra daerah pemilihan NTT 2 yang berada di Kupang.
Menurut perempuan yang juga menjadi Manejer Sepak bola Bintang Timur Atambua ini, sebagai anak muda dirinya melihat adanya keterbatasan akses transportasi dan juga harga tiket yang sangat mahal ketika kita ingin melakukan perjalanan di daerah NTT.
“Saya rasa dengan hadirnya kapal apalagi dengan Dharma Khartika V yang wah ini, saya yakin tidak hanya dengan pertumbuhan ekonomi yang dapat meningkat di NTT, tetapi sektor pariwisata juga.
Bayangkan saja Kupang ke Sumba itu dibutuhkan waktu sekitar 2 hari kalau kapal biasa. Tapi, dengan adanya Dharma Kartika V ini Kupang Ke Sumbang hanya butuh 12 jam saja. Dan ini pastinya akan meningkatkan perekonomian di pulau Timur dan pulau Sumba juga sektor pariwisata.
“Kita semua tahu bahwa wisata di Sumba itu sangat terkenal, sangat bagus yang bisa menjadi satu kunci utama menajukan daerah Nusa Tenggara Timur,” tegas alumni Hubungan Internasional Universitas Indonesia tahun 2021.

Bambang Haryo Soekartono (BHS), owner sekaligus Penasehat PT Dharma Lautan Utama, menjelaskan bahwa Serena Cosgrova Francis pertama kali menyampaikan permintaan dukungan untuk hadirnya armada kapal penumpang.
Dalam upaya menjawab kebutuhan masyarakat, DLU berkomitmen menyediakan kapalnya untuk melayani trayek hingga Kupang, menjadi solusi di tengah lonjakan harga tiket pesawat yang memberatkan masyarakat.
Armada yang disiapkan, KMP Dharma Kartika V, diklaim memiliki beberapa kelebihan dibanding pendahulunya, seperti dilengkapi Podcast untuk hiburan penumpang, lapangan mini soccer, sarana Gym dan kamar VIP sebanyak 140. Kapal ini, dengan tarif rata-rata 500 ribu hingga 1 juta, memiliki kapasitas 1.090 penumpang dan dapat membawa kendaraan bermotor.
Dukungan penuh juga datang dari Gubernur NTT, yang bersama-sama menginginkan hadirnya armada kapal sebagai alternatif transportasi. Jadwal operasional KMP Dharma Kartika V dimulai pada tanggal 5 Februari 2024, dan BHS berharap masyarakat dapat memanfaatkannya.
Serena Cosgrova Francis mengapresiasi langkah DLU sebagai solusi bagi keterbatasan akses transportasi dan harga tiket mahal di NTT. Dengan kehadiran kapal ini, diharapkan tidak hanya pertumbuhan ekonomi akan meningkat, tetapi juga sektor pariwisata, terutama di pulau Sumba.
Bupati Ende, Djafar H. Ahmad, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT DLU, menekankan kebutuhan kapal dengan fasilitas memadahi untuk mendukung jalur wisata. Djafar berharap kapal ini dapat meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama dalam mendistribusikan hasil pertanian ke Surabaya.
Inisiatif PT Dharma Lautan Utama ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Komisi V DPR RI Periode 2014-2019, Fary Djemi Francis, yang menilai langkah ini luar biasa dan dapat menjadi contoh dalam memperbaiki pelayanan di sektor perkapalan.
Acara peninjauan kapal juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Capt. Heru Susanto, CEO Sub Regional Jawa Regional 3 PT Pelindo, Ali Sodiqin, dan seluruh Direksi PT DLU beserta mitra-mitra terkait.






