Kampiunnews | Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan inspeksi ke Stasiun Gambir, Jakarta, pada Minggu (16/3/2025) guna memastikan kesiapan stasiun dalam menghadapi lonjakan penumpang arus mudik Lebaran tahun ini.
“Stasiun Gambir merupakan salah satu stasiun tersibuk di Indonesia dan akan menjadi pusat keberangkatan pemudik. Diperkirakan sekitar satu juta penumpang akan berangkat dari sini selama masa mudik Lebaran,” ujar Seskab Teddy Indra Wijaya.
Dalam kunjungan tersebut, Seskab dan Menhub meninjau berbagai aspek operasional, mulai dari sistem ticketing, fasilitas publik seperti ruang tunggu dan musala, hingga aksesibilitas bagi penumpang berkebutuhan khusus. Selain itu, kesiapan rangkaian kereta api yang akan melayani perjalanan mudik juga menjadi perhatian utama.
Seskab mengapresiasi layanan boarding dengan metode pengenalan wajah atau Face Recognition (FR) yang telah diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Gambir. Menurutnya, inovasi ini mempercepat proses boarding dan mengurangi ketergantungan pada tiket fisik.
“Dengan layanan ini, penumpang tidak lagi perlu menunjukkan kartu identitas atau bukti cetak tiket. Boarding kini hanya memakan waktu sekitar 4-5 detik, jauh lebih cepat dibandingkan metode manual yang membutuhkan sekitar 90 detik,” jelasnya.
Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan kesiapan pelayanan transportasi umum bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana di Stasiun Gambir dalam kondisi optimal. Lonjakan pemudik harus diantisipasi dengan pelayanan yang prima agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” ujar Menhub Dudy.
Selain kesiapan infrastruktur, Menhub juga menekankan pentingnya kesiapan personel pelayanan dan keamanan. Ia menegaskan bahwa koordinasi antara PT KAI, Polri, dan instansi terkait sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional stasiun selama puncak arus mudik.
“Sinergi yang baik antarinstansi akan memastikan mudik tahun ini berjalan lancar,” tambahnya.
Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Masyarakat Angkutan Lebaran 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Kebijakan Transportasi (BKT), Stasiun Gambir menjadi salah satu simpul transportasi utama dalam arus mudik tahun ini. Diperkirakan, sekitar 996,65 ribu penumpang atau 4,24 persen dari total pemudik nasional akan berangkat melalui stasiun ini.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.






