Kampiunnews | Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI akan menggelar Sidang Tahunan di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Jumat pagi. Sidang ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Dalam Sidang Tahunan MPR RI Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan.
Rangkaian acara akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan upacara pembukaan, mengheningkan cipta, pidato pengantar dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPR RI Puan Maharani, serta penayangan video capaian kepemimpinan Presiden.
Usai pidato kenegaraan Presiden, Ketua DPR RI Puan Maharani akan melanjutkan agenda Sidang Tahunan yang diselingi persembahan lagu-lagu nusantara, sebelum ditutup secara resmi.
Selama 10 bulan terakhir, pemerintah telah meluncurkan sejumlah program kerja cepat (quick wins), antara lain:
- Program Makan Bergizi Gratis di sekolah,
- Cek Kesehatan Gratis,
- Pembangunan rumah sakit daerah,
- Penuntasan TBC,
- Renovasi sekolah,
- Lumbung pangan nasional,
- Bantuan sosial dan usaha bagi masyarakat.
Selain itu, Presiden Prabowo juga telah menggulirkan program Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pembangunan 3 juta rumah.
Di sektor ekonomi, pemerintah menghapus utang macet UMKM senilai triliunan rupiah, sementara di bidang infrastruktur dilakukan percepatan pembangunan bendungan, irigasi, sekolah, jalan, hingga proyek strategis lainnya.
Setelah Sidang Tahunan dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali menyampaikan pidato kenegaraan kedua pada Rapat Paripurna DPR RI pukul 14.30 WIB, berupa pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.
Sesuai surat pedoman peringatan HUT ke-80 RI yang diterbitkan Menteri Sekretaris Negara pada 12 Agustus 2025, seluruh instansi pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat diimbau menyaksikan siaran langsung kedua pidato Presiden melalui berbagai kanal resmi, termasuk televisi, radio, YouTube, dan platform digital lainnya.






