Kampiunnews | Jakarta – Manejer Bintang Timur Atambua, Serena Cosgrova Francis, membeberkan pertemuannya dengan manejer Bhayangkara FC usai pembukaan Turnamen Nusantara Open 2023 (14/12) di Kompleks Garudayaksa Academy Football, Bekasi, Jawa Barat.
Usai Pertemuannya dengan manejer Bhayangkara FC, beredar rumor Bhayangkara FC akan merekrut pemain Bintang Timur Atambua Crespo Hale untuk memperkuat Bhayagkara FC di kompetisi Liga 1.
Serena menjelaskan secara detail kondisi Crespo Hale yang sukses membawa tim Pra PON NTT lolos ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumut. Crespo juga pernah memperkuat Tim Pelajar Indonesia U16 dalam pertandingan Borneo Cup 2017 di Stadion Likas, Kinabalu, Malaysia.

Dimata Serena, Crespo seorang pemain yang dinilai mempunyai teknik yang bagus dan kedewasaan dalam bermain, mampu mengontrol diri dan tidak panik dalam keadaan apapun.
Penampilan gemilang jebolan Bintang Timur Academy kelahiran Sesekoe, Atambua, 8 Mei 2003 di kualifikasi Liga 3 NTT, membawa dirinya terpilih dalam skuad tim Pra PON NTT.
“Usai memperkuat tim Pra PON NTT di Bali, kami dapat kabar, 5 klub Liga 1 kepincut dengan kapten Bintang Timur Atambua. Saat itu saya sampaikan ke Pak Sumardi, sebaiknya ke Bhayangkara saja, karena Crespo adalah anggota Polri yang bertugas di Polda NTT,” tutur Serena.
Setelah pertemuan Serena dengan manejer Bhayangkara FC Sumardi, ada ketertarikan pihak Bhayangkara FC merekrut pemain yang pernah dikirim Akademi Bintang Timur Atambua berlatih di Academy Ayax Belanda bersama dua rekannya Erick Kaba dan Martin Yetimau
Sementara itu penampilan skuad Bintang Timur Atambua di ajang Nusantara Open kali ini, tak lepas dari pantauan tim talent scouting klub Liga 1.
“Ada beberapa pemandu bakat maupun pelatih, menyampaikan ketertarikan mereka terhadap anak-anak Bintang Timur Atambua, dan saya sebagai manejer akan mensuport agar anak-anak bisa mendapatkan klub yang terbaik, demi masa depan mereka,” tutur Serena.
Persaingan di Nusantara Open kali ini sangat ketat, berbeda dengan tahun lalu. Ini disebabkan tim peserta dari Elit Pro Academy (EPA) sementara menjalani roda kompetisi, jadi mereka dalam kondisi on fire.
Sementara Bintang Timur usai laga final di Soeratin U-17 Ngada, perlu waktu untuk menaikan kembali peak performance, dan itu butuh waktu, ujar kader Gerindra yang akan maju sebagai Calon Legislatif dari Daerah Pemilihan NTT 2.






