Kampiunnews I Jakarta – Dalam laporan Asia and Pacific Regional Outlook edisi Oktober 2023, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 di level 5%, turun dari perkiraan outlook edisi Mei lalu, yakni 5,1%. Sementara pertumbuhan 2023 tak berubah dari perkiraan edisi Mei yakni 5%, dan 2025 diperkirakan tetap 5%. Direktur Dept Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan mengatakan, proyeksi tersebut didasari atas stabilnya perekonomian Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global, didukung kebijakan ekonomi makro yang sangat hati-hati atau _prudent._ Level pertumbuhan Indonesia berpotensi mengalahkan China yang diperkirakan tumbuh 4,2% pada 2024 dan pada 2025 menjadi 4,1%. Begitu juga Malaysia, yang hanya akan tumbuh 4% pada 2023, 4,3% pada 2024, dan pada 2025 menjadi 4,4%.
Bacapres Ganjar Pranowo mengatakan, akan memajukan perekonomian melalui pembangunan ekonomi hijau, ekonomi baru, dan ekonomi digital, yang disebutnya sebagai “ekonomi baru”. Berbicara usai dijodohkan dengan bacawapres Mahfud MD, Ganjar menegaskan Indonesia tidak boleh puas hanya berdaulat secara wilayah. Ia mendorong kedaulatan lain, yakni politik, pangan, ekonomi, sosial, hingga digital. Ia bersama Mahfud MD berjanji akan mendobrak kemiskinan yang masih menjerat rakyat dengan menyediakan kesempatan yang setara untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Menyinggung krisis iklim, menurut dia, tantangan global itu mendorongnya terus mengeksplorasi kekayaan alam dengan tetap memastikan kelestariannya untuk generasi selanjutnya.
Pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia menilai kenaikan UMP 2024 sebesar 15%, seperti dituntut serikat pekerja, tak mungkin dilakukan. Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otda Kadin Indonesia Sarman Simanjorang mengaku tidak yakin dengan kondisi ekonomi saat ini, dunia usaha mampu menaikkan UMP sampai 15%. Ia mengingatkan ekonomi Indonesia masih belum pulih dari hantaman covid-19. Apalagi di tengah pemulihan, kini RI dihadapkan dengan kondisi perekonomian global yang juga tertekan. Sarman meminta seluruh pemangku kepentingan tetap melihat kondisi ekonomi saat ini dari sisi pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga kondisi ketenagakerjaan di suatu daerah.
TRENDING MEDSOS
1. Lebih dari 10.000 pencarian Calon Wakil Presiden Prabowo di Google Trends. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, menyebut deklarasi cawapres pendamping Prabowo Subianto dilakukan setelah ketum parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) lengkap berada di Jakarta. Ketum PAN Zulkifli Hasan sedang bersama Presiden Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke China dan Arab Saudi,
2. PDIP diikuti tagar #GanjarMahfud2024 _trending_ di X (Twitter), setelah hari ini PDIP mendeklarasikan pasangan capres-cawapres dari Koalisi PDIP yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
_*HIGHLIGHTS*_
1. Pengumuman penunjukan Mahfud MD sebagai pendamping Ganjar dilakukan selagi Presiden Jokowi sedang berada di luar negeri, menjadi perhatian. Dua pengamat politik Ahmad Khoirul Umam dan Ray Rangkuti menilai langkah tersebut merupakan tanda bahwa PDIP melepas ketergantungan politiknya pada figur Jokowi, yang notabene adalah kader PDIP. Meski berdasarkan survei kepuasan publik pada kinerja Jokowi sangat tinggi, namun nampaknya PDIP mulai gerah dengan sikap Jokowi yang memainkan _power_-nya itu untuk kepentingan politik tertentu, apalagi setelah hasil putusan MK Senin lalu yang sangat kentara beraroma kepentingan pragmatis jangka pendek.
2. Pilihan atas sosok Mahfud MD sebagai pasangan Ganjar merupakan pilihan yang khas dengan karakter politik PDIP yang selalu bergandengan tangan dengan Islam moderat, yang meyakini bahwa kaum nasionalis dan Islam moderat merupakan pilar utama RI.






