Kampiunnews I Jakarta – Hubungan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo belakangan diduga kurang harmonis. Pemicunya masalah komitmen politik antara Jokowi dan PDI-P pasca Gibran berpasangan dengan Prabowo Subianto sebagai bakal calon wakil presiden. Berikut ulasannya.
1. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, kemarin mengungkapkan kesepakatan antara Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk mengusung Ganjar Pranowo. Kesepakatan itu terjadi dalam pertemuan antara Presiden dan Megawati pada Sabtu (18/3/2023) di Istana Merdeka Jakarta, yang dihadiri Hasto dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Pertemuan Jokowi dan Megawati saat itu berlangsung sekitar dua jam kemudian dilanjutkan bersama Hasto dan Pramono Anung. Dalam perkembangannya ternyata Presiden berubah sikap, kata Hasto, sedangkan Megawati tetap pada keputusan yang disepakati.
2. Meski kabar tentang keretakan hubungan antara Presiden Jokowi dengan PDIP makin menguat, PDIP tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sampai selesai Oktober 2024. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, kemarin menekankan bahwa para menteri dari PDIP akan terus membantu Presiden dan Wapres dalam menghadapi tantangan krisis global yang membuat ketidakpastian sektor ekonomi dalam negeri.
3. Laman Kementerian Pertahanan RI, kemhan.go.id dinonaktifkan sementara akibat mengalami peretasan. Kabiro Humas Kemenhan, Brigjen Edwin Adrian Sumantha, hari ini mengatakan bahwa Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT) telah diterjunkan untuk mendalami peretasan itu dengan melakukan asesmen terhadap jaringan data dan internet di lingkungan Kemenhan. Dia memastikan tidak ada data sensitif yang bocor.
4. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan daftar calon anggota legislatif tetap (DCT) Pemilu 2024, hari ini. KPU pada Agustus 2023 telah mengumumkan bahwa ada 9.919 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPR RI dan 674 bacaleg DPD RI dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Setelah pengumuman DCS itu, KPU membuka kesempatan bagi publik untuk memberi tanggapan dan masukan terhadap nama-nama bacaleg yang masuk dalam DCS. Dari DCS itu kemudian ditetapkan menjadi DCT.
*HUKUM*
5. Anggota III Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi, hari ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi BTS Kominfo 4G dan langsung ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jaksel. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Kuntadi, menyebut bahwa pada tanggal Selasa (19/7/2022) Qosasi diduga menerima uang sebesar Rp 40 miliar dari tersangka Irwan Hermawan di Hotel Grand Hyatt, Jakpus.
6. Achsanul Qosasi (AQ) merupakan anggota III BPK yang menjabat sejak Oktober 2017. Ia pernah menjabat sebagai anggota VII BPK dari tahun 2014-2017. AQ pernah menjadi kader Partai Demokrat (PD), dan menjadi anggota DPR sebagai Wakil Ketua Komisi XI dan Wakil Ketua Fraksi PD.
Di bidang swasta, AQ pernah menjadi Programme Director Lembaga Keuangan Asing pada tahun 2006 dan Direktur Bank Swasta Nasional tahun 2004. Dia juga aktif di sejumlah organisasi, antara lain Dewan Penasihat Masyarakat Ekonomi Syariah dari tahun 2012 sampai sekarang, Presiden Madura United dan Anggota Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah.
7. Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan tindak pidana penggelapan dana yayasan. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim, Polri Brigjen Whisnu Hermawan, menyebut Panji menggunakan uang Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) hingga Rp 223 miliar untuk kepentingan pribadi.
Hal tersebut diketahui setelah penyidik memeriksa 144 rekening bank milik Panji dengan sejumlah nama berbeda, antara lain Abu Toto dan Samsul Alam. Whisnu mengatakan nilai transaksi dari 144 rekening itu mencapai Rp 1,1 triliun. Terkait hal itu, penyidik masih mendalami kerugian riil dari kasus tersebut. Selain itu, Panji kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan terkait kasus dugaan penistaan agama.






