Kampiunnews | Kupang – Asprov PSSI NTT telah mengumumkan 25 nama pemain yang telah lolos seleksi dari 45 peserta seleksi Pra PON NTT, Jumat (215/09/2023)
Sebanyak 40 orang pemain sepakbola hail talent scouting ETMC 2023 ditambah 5 pemain Liga Pelajar NTT mengikuti seleksi tim Pra PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI tahun 2024 di Aceh, Sumatera Utara.
Terdapat 5 pemain asal Academy Bintang Timur (BeTA), Christian FY Finanta (Belakang), Glaudensius E.Abi, Crespo Hale, Daffa A.Amahi (Tengah), Alberto PD. Soares (Depan) yang lolos seleksi tim Pra PON untuk selanjutnya akan mengikuti Pemusatan Latihan (Pelatda) di Labuan Bajo, NTT.

Manejer Bintang Timur Atambua, Serena Cosgroca Francis mengucapkan syukur, puji Tuhan lima pemain BeTA Atambua lolos seleksi Pra PON. Finalis ETMC 2023, BeTA Atambua dan PSN Ngada, menjadi klub terbanyak menyumbangkan pemain bagi tim Pra PON NTT, disusul Persebata 3 pemain.
“Berkat kerja keras adik adik yang ikut seleksi, terdapat empat pemain dari BeTA Atambua, sedangkan Daffa A. Amahi merupakan pemain BeTA yang dipinjamkan ke BMP Flores Timur selama ETMC Rote Ndao 2023 berlangsung. Saya berharap ke lima pemain BeTA tidak berbesar hati dulu, terus berlatih karena waktu Pelatda sangat singkat,” ujar Serena di Kupang.
Sementara, coach Ovik Mau, membenarkan, lima pemain telah lolos seleksi untuk menghadapi Pra PON 2023. Seleksi pemain tersebut dilaksanakan selama satu pekan di Stadion Oepoi, Kupang.
“Saya bangga dan salut dengan perjuangan adik-adik tak kenal lelah untuk berjuang, dan sekalian menunjukkan bahwasanya kita juga bisa, puji Tuhan perjuangan ini tak sia sia,” tegas pelatih yang sukses mengantarkan BeTa Atambua ke babak final El Tari Memorial Cup (ETMC) 2023.
Untuk laga Pra PON XXI akan di gelar pada tanggal 17 – 21 Oktober 2023 memperebutkan 13 tiket PON. Babak pra kualifikasi PON akan diikuti 24 tim, berlangsung di 6 kota dengan system ½ kompetisi. Adapun laga pra kualifikasi PON, akan diperebutkan 13 tiket, yang terdiri dari 6 tiket diperuntukan bagi juara grup, 5 untuk runner up terbaik, ditambah 2 tiket akan menjadi jatah dari juara dan runner up Porwil Sumatera. Sedangkan 2 tiket akan menjadi jatah tuan rumah penyelenggara PON XXI.
Tim Pra PON NTT akan bergabung di grup D yang akan diisi oleh, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan. Bali akan menjadi tuan rumah laga Grup D.
Pembagian Grup Pra PON Sepak bola Putra:
Grup A
DKI Jakarta (Tuan Rumah), Banten, Jawa Barat, Kalteng (Stadion GOR UNJ dan GOR Ciracas)
Grup B
Jawa Tengah (Tuan Rumah), Jawa Timur, DI. Yogjakarta, Kalbar ( Stadion Gemilang dan Soebroto).
Grup C
Kaltim (Tuan Rumah), Kalsel, Kaltara, Sulawesi Barat (Stadion Segiri dan Bataka).
Grup D.
Bali (Tuan Rumah), NTB, NTT, Sulawesi Selatan (Stadion Ngurah Rai dan Kompyang Sudjana)
Grup E
Gorontalo (Tuan Rumah), Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara (Stadion 23 Januari Telaga dan Merdeka Gorontalo)
Grup F
Papua (Tuan Rumah), Maluku Utara, Maluku, Papua Barat (Stadion Mandala dan Barnabas Youwe).
Sementara itu di cabang sepak bola putri hanya diikuti 18 tim yang akan memperebutkan 7 tiket. Cabang sepak bola putri pada PON XXI berjumlah 8 tim, terdiri dari 7 tim hasil pra kualifikasi ditambah 1 tim tuan rumah Sumatera Utara.
Untuk sepak bola putri peluang NTT sedikit lebih ringan. NTT berada di Grup E bersama DI Yogjakarta. Kedua tim akan bermain di Yogjakarta dengan system ½ kompetisi. Hanya juara grup yang lolos ke PON Aceh – Sumatera Utara.






