Kampiunnews | Rote – Identitas para calon juara El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII/Kualifikasi Liga 3 Rayon NTT semakin mengerucut. Sudah ada 5 tim yang menjaga kans memenangkan turnamen menyusul berakhirnya pertandingan di Grup A dan Grup E, Sabtu (19/8/2023).
Artinya, hanya tersisa 11 tiket di babak penyisihan grup. Tempat itu akan penuh terisi selepas bergulirnya pertandingan dihari Minggu hingga Selasa sore.

Persami Maumere dan Bintang Timur Atambua mengamankan posisi di babak gugur setelah Grup A tuntas. Persami Maumere melanjutkan kejutan dengan membekuk tuan rumah Perserond Rote pada partai penutup. Hasil 3-0 bagi green force Persami cukup untuk menyegel tiket 16 besar.
Sementara Tim Macan Batas Bintang Timur Atambua menjadi runner up Grup A. Bintang Timur (BeTA) Atambua secara mengejutkan keluar sebagai runner up berkat kemenangan telak 4-0 atas Persena Nagekeo. Dengan hasil ini Perserond Rote kemungkan lolos sebagai salah satu tim peringkat 3 terbaik
Juara bertahan Perse Ende hingga berita ini diturunkan masih belum aman dalam perebutan tiket menuju fase 16 besar. Berada di Grup D, Perse Ende masih menepati posisi ke tiga, masih bersaing dengan PSK Kota Kupang di urutan pertama dan PS Malaka diurutan kedua.
Pengoleksi gelar terbanyak ETMC PSN Ngada nyaris angkat koper, setelah menderita kekalahan di laga terakhir melawan tim Sembur Paus Persebata Lemabta 2-0. PSN Ngada lolos dari lubang jarum setelah menang selisih gol atas Nirwana 04 Nagekeo.
Lolosnya Bintang Timur Atambua dan Persebata Lembata, banyak pihak mengagggap kedua tim ini bisa jadi kuda hitam. Penampilan ciamik Persebata saat jumpah PSN Ngada patut diajungi jempol. Tim ini punya daya ledak dengan mengandalkan ketajaman striker dan lini belakang yang kokoh.

Demikan halnya dengan tim Macan Batas BeTA Atambua. Tim binaan Academy sepakbola Bintang Timur tampil dengan talenta muda hasil binaan SSB dan Academy Bintang Timur. Mereka mendominasi permainan dengan skill dan team work yang sangat bagus. Penampilan tim yang dipimpin duet pelatih Berth Pentury dan Lodovikus Mau dan Maneger Serena Cosgrova Francis banyak mendapat dukungan masyarakat Rote. Terlihat usai melakoni pertandingan kelompok masyarakat yang didominasi remaja yang menamakan diri mereka BeTA Fans Club langsung menyerbu para punggawa BeTA Atambua FC.
“Kami pendukung berat Bintang Timur (BeTA), permainannya solid dan didominasi anak-anak muda yang kompak. Berharap BeTA bisa melenggang hingga final. Ambiyar kalau mereka sampai kandas,” celetuk Vista dan Lia siswa SMA Negeri 1 Rote Barat Laut yang sudah punya pemain idola di Bintang Timur.
“Tim ini sepertinya sangat mantap mempersiapkan diri diajang ETMC Rote. Bermain dengan skill mumpuni sepertinya mereka sudah bermain bersama dalam kurun waktu yang cukup lama,” timpal Boston Fernandez, pria berdarah Flores Timur yang sudah lama menetap di Rote.

Tim Bintang Timur Atambua (BeTA) mengapresiasi dukungan dan doa yang diberikan masyarakat Rote Ndao ketika tim kebanggaan mereka berlaga pada Kualifikasi Liga 3 dan Piala ETMC 2023 di Rote.
Manajer Tim Serena Francis dalam pernyataan usai laga melawan Persena Nagelkeo, Sabtu (19/8) mengatakan dukungan memang sangat dibutuhkan apalagi masih ada pertandingan yang harus dihadapi yakni babak 16 besar.
Tidak hanya di lapangan, dukungan masyarakat Rote Ndao juga dilakukan saat sehari menjelang pertandingan, beberapa masyarakat menyambangi penginapan sambil bercengkrama dengan pemain.
“Masyarakat sangat antusias dan berbahagia atas kedatangan tim Bintang Timur. Kami terharu dan apresiasi atas sambutan masyarakat Rote yang ramah. Saya juga berterima kasih atas sambutan Paguyuban Belu-Malaka di Rote, sangat luar biasa. Salut dan hormat diberi atas kekompakan diaspora Belu – Malaka disini, ” ungkap Serena Francis didampingi Vito Francis CEO Bintang Timur Academy.






