Kampiunnews I Jakarta – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ridwan Kamil (RK) dua nama yang selama ini santer disebut bakal mendampingi Ganjar Pranowo. Keduanya dibidik PDI-P masuk dalam radar calon wakil presiden pada pemilihan presiden dan wakil presiden 2024.
Ketua DPP PDI-P Puan Maharani mengatakan dua nama tersebut sudah tidak memungkinkan lagi sebagai wakil presiden mendampingi Ganjar Pranowo. Pernyataan ini disampaikan menyikapi arah Demokrat ke Prabowo termasuk Golkar.
“AHY dan RK sudah tidak memungkinkan lagi,” kata putri Presiden ke 5 Megawati Soekarnoputri, Senin kemarin.
Diketahui Partai Demokrat kini metapat ke koalisi Indonesia maju (KIM). Sikap Demokrat berubah setelah keluar dari koalisi perubahan yang mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden dan Muhaimin Iskandar sebagai wakil presiden.
Mundurnya Demokrat dari koalisi perubahan buntut dari kegagalan AHY menjadi cawapres Anies Baswedan. Sementara RK tetap komitmen bersama partai Golkar untuk mendukung Prabowo Subianto.
Hingga kini, diantara tiga nama bakal calon presiden, hanya Anies Baswedan yang sudah memiliki calon wakil presiden. Sementara Ganjar Pranowo serta Prabowo Subianto masih membangun komunikasi politik dengan Koalisi partai politik.
Firman Manan pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan menilai wajar Ridwan Kamil dieliminasi oleh PDI-P dari bursa pencalonan bakal calon wakil presiden (bacawapres) pendamping Ganjar Pranowo.
Firman mengatakan, partai mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu, telah bergabung dengan koalsi Indonesia Maju (KIM) mengusung Prabowo Subianto sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres) di Pilpres 2024.
“Memang secara koalisi kan terutup kemungkinan, partainya sudah di KIM, masa kadernya jadi Bacawapres Ganjar Pranowo,” ujar Fiman, sebagaimana dilansir tribunjabart, Senin kemarin.






