Kampiunnews I Jakarta – Media ternama asal Inggris, The Economist, baru-baru ini merilis hasil survei terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Indonesia. Dalam survei berjudul “Who Will be the Next President of Indonesia?”, terlihat bahwa calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menduduki peringkat pertama.
Menurut hasil survei tersebut, Prabowo unggul dengan 50 persen, mengalahkan dua calon presiden lainnya, yakni Ganjar Pranowo yang berada di posisi kedua dengan 23 persen, dan Anies Baswedan dengan 21 persen. The Economist mencatat bahwa jika tidak ada calon yang memperoleh lebih dari 50 persen suara pada putaran pertama, kontestasi akan dilanjutkan pada bulan Juni.
Grafik elektabilitas menunjukkan bahwa popularitas Prabowo terus meningkat sejak awal tahun 2023. Sementara Ganjar, yang sempat menduduki posisi teratas pada awal 2023, mengalami penurunan, dan Anies Baswedan mengalami fluktuasi.
Prabowo, yang kini berusia 72 tahun, berpasangan dengan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2024. Profil singkat calon presiden tersebut juga disajikan oleh The Economist. Prabowo, yang pernah menikah dengan putri Presiden Suharto pada era Orde Baru, berjanji untuk menjaga warisan pembangunan yang telah dilakukan Jokowi. Prabowo juga disebut mendukung paham Jokowinomics, yang menekankan pembangunan berbasis infrastruktur.
Sebelumnya, hasil survei dari lembaga Poltracking juga menempatkan Prabowo-Gibran di posisi teratas dengan perolehan 46,7 persen. Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi kedua dengan 26,9 persen, sementara Ganjar Pranowo-Mahfud Md di posisi ketiga dengan 20,6 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menyatakan bahwa survei mereka terkait sosialisasi alat peraga kampanye menunjukkan bahwa Prabowo Subianto adalah kandidat yang paling banyak dikenal oleh publik, dengan 54,9 persen responden pernah melihat poster, stiker, tabloid, dan kalender Prabowo.






