Kampiunnews | Kupang – Kabar gembira datang dari Manajer Bintang Timur Atambua, Serena Cosgrova Francis. Dua pemain Akademi Bintang Timur Atambua (BeTA) telah mendapat kesempatan untuk berkarier di Liga 1 Indonesia. Yansen de Oliviera, jebolan Akademi Bintang Timur Atambua, dikabarkan sedang menuju markas Persija Jakarta. Sementara itu, Jordan Sette dari BeTA SoE Generation telah resmi menandatangani kontrak dengan klub Liga 1 Bali United. Jordan akan memperkuat Bali United U-20 dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga Indonesia.
“Minggu lalu, saya sendiri yang mendampingi Jordan ke Bali. Puji Tuhan, hari ini proses seleksi berakhir dengan penandatanganan kontrak. Ini adalah bentuk komitmen Bintang Timur Atambua sebagai SSB yang terus melahirkan talenta muda,” ujar Serena, calon Wakil Wali Kota Kupang yang maju berpasangan dengan dr.Christian Widodo.
Arnoldus Yansen de Oliviera menjadi sorotan di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024, tampil sebagai salah satu talenta muda NTT yang menjanjikan di kompetisi tersebut. Gelandang berusia 21 tahun asal Akademi Bintang Timur Atambua (BeTA) ini menunjukkan konsistensi luar biasa di lini tengah tim PON NTT. Performanya yang gemilang membuatnya masuk radar scouting Persija Jakarta. Setelah membela NTT di PON XXI, Yansen berkesempatan berkarier di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Meskipun Yansen tidak mencetak gol selama laga penyisihan grup PON, kontribusinya tetap diakui berkat pengalaman dan skill yang dia peroleh sebagai salah satu lulusan terbaik Akademi BeTA. Sebelumnya, Yansen juga terlibat dalam kemenangan penting, termasuk saat BeTA mengalahkan Persija Jakarta di turnamen Nusantara Open 2022. Kariernya terus menanjak, dengan Persija yang kini mengontraknya untuk menambah kekuatan di lini tengah tim Macan Kemayoran.
“Karena Kak Serena memiliki agenda penarikan nomor urut di KPUD Kota Kupang hari ini, beliau menugaskan Coach Aldo Leki untuk mendampingi saya terbang ke Jakarta. Berdasarkan draf kontrak yang saya terima, kontrak dengan Persija akan berlangsung selama satu musim, mulai dari 1 Oktober hingga 31 Desember 2025,” ungkap Yansen.

Di bawah kepemimpinan Serena Francis, SSB dan Akademi Bintang Timur Atambua telah melebarkan sayapnya di tiga kabupaten di NTT : BeTA SoE Generation (Kabupaten TTS), SSB BeTA Nekamese (Kabupaten Kupang), dan SSB BeTA Bajawa (Kabupaten Ngada). Saat ini, BeTA tengah mempersiapkan tim U-14 untuk berlaga di Piala Menpora Apsumsi II, yang diikuti oleh 20 tim, termasuk satu tim dari Malaysia.
Serena menekankan peran penting pengembangan usia dini dan harapan besar terhadap tim U-14 yang akan berlaga di Piala Menpora Apsumsi Jakarta 27 – 29 September 2024.
“Semangat yang ditunjukkan oleh tim BeTA U-16 di Piala RRI memberi inspirasi kepada para pemain U-14 yang akan berlaga di Piala Menpora APSUMSI II. Kami selalu menekankan pentingnya disiplin, kerja sama, dan komitmen dalam berlatih, dan saya yakin tim U-14 memiliki potensi untuk meraih prestasi yang sama. Pembinaan usia dini di Akademi BeTA terus menjadi fokus utama kami, demi menghasilkan pemain-pemain muda berbakat yang siap bersaing di level nasional dan internasional,” ungkap Serena.






