Kampiunnews | Kupang – SSB Bintang Timur Atambua (BeTA) U-17 berhasil melaju ke babak 8 besar kompetisi Piala Suratin U-17 Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah meraih kemenangan telak 6-0 atas Persada Sumba Barat Daya (SBD) dalam laga babak knock-out 16 besar yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kupang, pada Jumat, 15 November 2024, pagi, pukul 07.40 WITA.
Pertandingan antara BeTA U-17 dan Persada SBD berlangsung ketat di menit-menit awal. Namun, momentum berubah ketika Marco Tilman berhasil membobol gawang lawan, membuka kran gol untuk timnya. Bintang Timur Atambua, klub yang berbasis di ujung timur Pulau Timor. Tim dengan julukan “Macan Batas,” tampil trengginas berkat performa gemilang trio lini tengahnya: Gerarld Satria Bili, Suntara Destian, dan Gregorio Delvino Real Silva.
Kerjasama dan pergerakan atraktif di lini tengah memudahkan pemian depan BeTA menambah gol, Marco Tilman 3 gol, Ario , Arlan dan Galang masing masing 1 gol . Hattrick Marco Tilman menempatkan dirinya sebagai top sccore sementara. Kemenangan 6-0 ini, menempatkan Bintang Timur Atambua U-17 menjadi tim kedua yang memastikan tempatnya di babak 8 besar.
“Puji Tuhan, Bintang Timur menang 6-0 lawan Persada SBD pada laga tadi pagi dan lolos ke babak 8 besar,” ujar Manajer Bintang Timur Atambua, Fhito Francis, kepada Kampiunnews pada Jumat (15/11/2024).
Fhito juga mengungkapkan bahwa BeTA U-17 akan menghadapi PSN Ngada U-17 di babak 8 besar, yang juga akan berlangsung di Stadion Oepoi, Kupang, pada Minggu, 17 November 2024.
Sementara itu, CEO Bintang Timur Atambua, Serena Cosgrova Francis, mengungkapkan tantangannya dalam menghadapi PSN Ngada di babak 8 besar. Dia menekankan perlunya perbaikan dalam mentalitas dan penyelesaian akhir tim.
“Pada pertandingan tadi, chemistry antar pemain sudah berjalan dengan baik. Namun, permainan mereka terlihat overconfident, terlalu percaya diri. Karena partai 8 besar ini adalah partai ulangan final Suratin tahun lalu di Bajawa, maka ini adalah kesempatan bagi BeTA untuk membalas kekalahan dari Ngada,” ujar calon Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis yang berpasangan deng dr Christian Widodo.

Serena juga memiliki kenangan tersendiri saat membawa BeTA berkompetisi baik di El tari Memorial Cup Liga 3 NTT maupun di Piala Suratin tahun 2023. Dalam dua final tersebut, BeTA selalu kandas di tangan PSN Ngada, yang dikenal sebagai “raja sepakbola” di NTT. Mitos ini menjadi tantangan bagi Serena dan BeTA, yang kini bertekad untuk memecahkan rekam jejak buruk tersebut di laga 8 besar Suratin tahun 2024.
“Setiap kali bertemu PSN Ngada, kami selalu merasakan tekanan yang besar. Namun, kami percaya bahwa tim ini telah berkembang dan belajar dari pengalaman sebelumnya. Kami ingin membuktikan bahwa BeTA bisa bangkit dan meraih kemenangan kali ini,” tambah Serena, mengungkapkan harapan dan semangat timnya untuk mengubah nasib dalam pertemuan penting tersebut.
Fhito Francis juga menambahkan bahwa meskipun tadi kedua tim BeTA dan Persada bermain dengan baik, terdapat insiden pemukulan terhadap salah satu pemain BeTA di babak kedua, yang mengakibatkan wasit mengeluarkan tiga kartu merah kepada pemain Persada SBD.
“Karena ini adalah pemain usia pembinaan, saya berharap official tim tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menanamkan jiwa sportifitas kepada para pemain. Jika hal tersebut tidak diindahkan, saya jamin jika pemain BeTA yang melakukan perkelahian tidak akan kami libatkan dalam pertandingan resmi untuk beberapa tahun ke depan,” papar Fitho, yang merasa prihatin menyaksikan beberapa pemainnya mengalami cedera akibat tindakan tidak sportif dari lawan.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi momentum bagi BeTA U-17, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Tim ini kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya dengan semangat yang tinggi, bertekad untuk menjadikan laga melawan PSN Ngada sebagai momen bersejarah bagi klub dan para pendukung setia Macan Batas.






