Kampiunnews | Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk memainkan peran vital dalam pembangunan infrastruktur Indonesia, dengan menyelesaikan 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam 10 tahun terakhir, di mana 65 proyek telah rampung dan 23 lainnya masih dalam proses. Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, menyampaikan hal ini dalam Public Expose di Jakarta.
Waskita Karya terlibat dalam 57 proyek konektivitas, termasuk jalan tol dan jembatan, serta 23 proyek infrastruktur air seperti bendungan. Perusahaan ini telah berkontribusi lebih dari 800 km jalan tol, menghemat waktu tempuh hingga 50 persen, serta menciptakan lebih dari 4.000 lapangan kerja dan berkontribusi Rp5 triliun per tahun ke perekonomian.
Waskita juga mengelola 12 proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp8,1 triliun, dengan lima proyek utama hampir rampung di atas 90 persen. Secara keseluruhan, perusahaan mengerjakan 69 proyek senilai Rp44,4 triliun, dengan 60 persen di antaranya adalah proyek konektivitas.
Pada kuartal III 2024, Waskita mencatat kenaikan laba bruto 33,18 persen menjadi Rp1,03 triliun dan EBITDA meningkat 141 persen. Perusahaan juga melakukan restrukturisasi utang senilai Rp26,37 triliun, didukung oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.
Waskita berkomitmen menerapkan inovasi teknologi dalam proyeknya, termasuk penggunaan Building Information Modelling (BIM) dan Artificial Intelligence. Selain itu, perusahaan menerapkan prinsip Environmental Social Governance (ESG) dalam operasionalnya. Ke depan, Waskita akan fokus pada stabilitas keuangan, kembali ke core business, divestasi jalan tol, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.






