Kampiunnews | Jakarta – Kementerian BUMN mendukung program 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan badan strategis untuk mewujudkan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”
Sebanyak 16 kementerian dan 6 badan strategis dilibatkan untuk mempercepat berbagai program prioritas nasional, termasuk hilirisasi, pembangunan infrastruktur, pelayanan masyarakat, stabilisasi harga pangan, serta pengembangan sumber daya manusia dan energi berkelanjutan.
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum strategis untuk mengatasi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Dalam waktu kurang dari 100 hari, langkah nyata telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat, seperti hilirisasi komoditas strategis dan penguatan nilai tambah dalam negeri.
Hilirisasi mendukung kemandirian bangsa melalui swasembada energi. Sejumlah BUMN, seperti MIND ID, PTPN, Perhutani, Pertamina, dan PLN, berperan aktif dalam proses ini.
Kementerian BUMN juga mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi dan energi, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan kementerian lainnya untuk mendukung program swasembada pangan, energi, dan hilirisasi. Infrastruktur strategis membantu menekan biaya logistik dan mendorong pengembangan kawasan ekonomi serta lumbung produksi.
Dalam pelayanan masyarakat, Kementerian BUMN bersama kementerian lain memastikan harga tiket transportasi tetap terjangkau menjelang Natal dan Tahun Baru 2025. PT KAI menambah 503 rute kereta, sementara Garuda Indonesia dan Citilink menurunkan harga tiket pesawat dan menambah rute penerbangan.
Untuk stabilisasi harga pangan, stok beras nasional mencapai 1,8 juta ton, dengan Bulog menyerap 1,2 juta ton beras petani. Inflasi pangan pada Desember 2024 terkendali di level 1,68% (yoy), lebih rendah dibanding negara-negara ASEAN lainnya.
Program sosial, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), telah menjangkau lebih dari 1 juta anak dan kelompok rentan di 10 provinsi, menciptakan 50.000 lapangan kerja baru, serta mendukung UMKM lokal.
Hingga Januari 2025, lebih dari 1,2 juta UMKM menerima pembiayaan senilai Rp13,5 triliun dari Bank BUMN, didukung program pendampingan dan digitalisasi. Selain itu, Kementerian BUMN berupaya memastikan kesetaraan gender dengan target 30% posisi manajerial diisi perempuan pada 2025.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong adalah kunci keberhasilan. Dengan sinergi, Indonesia optimistis menjadi bangsa mandiri, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, program perlindungan anak telah dilaksanakan melalui penyediaan fasilitas ramah anak di lingkungan BUMN.
Kerja sama lintas kementerian dan badan strategis yang dijalankan Kementerian BUMN dalam 100 hari kerja Kabinet Merah Putih ini menjadi bukti nyata akan kolaborasi merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi Asta Cita Pemerintah Prabowo-Gibran.
Program-program yang telah berjalan tidak hanya berdampak pada pencapaian target pembangunan nasional, tetapi juga memberikan manfaat
langsung bagi masyarakat Indonesia.
“Melalui sinergi lintas sektor, kami optimistis Indonesia dapat menjadi bangsa yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing global. Gotong royong adalah fondasi utama kita menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Menteri BUMN.






