Kampiunnews | Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara Berbagi Kasih Bersama Pemuda Rock Liliba yang digelar di PAUD Akasia, Kelurahan Liliba, pada Sabtu (8/3). Kedatangan Wali Kota disambut hangat oleh warga setempat dalam suasana penuh keakraban. Acara ini mengusung tema “Susah Senang Ketong Sama-sama”, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam membangun solidaritas sosial.
Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Sumba Barat Daya, Stefanus Come Rihi, Pendeta Jemaat Emaus Liliba, Pdt. Jeni Tameno, Lurah Liliba, Victor Makoni, S.Sos., serta berbagai tokoh masyarakat, di antaranya Ketua Pemuda Gang Rock Liliba, Bili Nope, Ketua LPM Kelurahan Liliba, Drs. Apolo Markus, Ketua Karang Taruna, Simin Sede, Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba, Bripka Andri Non, Babinsa Kelurahan Liliba, Serda Eko, dan para Ketua RT se-Kelurahan Liliba.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Gang Rock Liliba dan seluruh masyarakat yang telah menginisiasi acara ini. Ia mengibaratkan para pemuda sebagai kapal yang harus siap berlayar menghadapi tantangan, bukan sekadar berdiam di dermaga.
“Kalian adalah generasi yang harus berkarya dan memberi manfaat bagi orang lain, dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar. Kita semua yang hadir di sini tidak hanya untuk berkumpul, tetapi untuk bersama-sama menghadapi tantangan dan membangun Kota Kupang yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Christian Widodo menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi dalam menjalankan setiap program. Ia mengajak pemuda Gang Rock Liliba untuk terus mengembangkan inisiatif positif dengan penuh dedikasi.
“Tanpa komitmen, pekerjaan tidak bisa dimulai. Tanpa konsistensi, pekerjaan tidak akan selesai dengan baik. Oleh karena itu, saya ingin para pemuda di sini terus bergerak dan berkontribusi secara nyata,” tegasnya.
Pemerintah Kupang Siap Lebih Responsif dan Kolaboratif
Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menegaskan bahwa selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang akan lebih responsif dan komunikatif dalam menangani aduan masyarakat.
“Jika ada pelayanan yang berbelit-belit, laporkan. Pelayanan publik harus cepat dan berorientasi pada kebutuhan warga. Memerintah itu melayani—to govern is to serve—dan itulah prinsip yang harus kita pegang,” kata Christian.
Selain itu, ia mengajak masyarakat Kelurahan Liliba untuk berkolaborasi dalam mengatasi masalah sampah. Pemerintah berencana untuk menyediakan armada sampah, baik berupa motor listrik maupun truk sampah, guna memastikan lingkungan tetap bersih, sehat, dan tertata rapi.
“Sampah rumah tangga harus mulai dipilah sesuai jenisnya. Saat ini, sampah bukan hanya sekadar limbah, tapi juga bisa menghasilkan nilai ekonomi. Jika ingin bergerak cepat, bergeraklah sendiri. Tapi jika ingin bergerak jauh, bergeraklah bersama. Mari kita wujudkan Kota Kupang yang lebih bersih dan sehat,” ajaknya.
Di akhir acara, Wali Kota Kupang secara simbolis menyerahkan bantuan kasih kepada salah satu perwakilan warga Kelurahan Liliba. Ia berpesan agar bantuan ini tidak dilihat dari besarannya, tetapi dari ketulusan dan niat baik yang menyertainya.
Acara Berbagi Kasih Bersama Pemuda Rock Liliba ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempererat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut demi membangun Kota Kupang yang lebih maju, inklusif, dan berdaya.






