Kampiunnews | Kupang – Pemerintah Kota Kupang secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2024 dalam Sidang Paripurna ke-18 DPRD Kota Kupang yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (24/6/2025). Nota pengantar LKPJ dibacakan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., sebagai bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran berjalan kepada DPRD dan masyarakat.
Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, serta dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Yeskiel Loudoe, S.Sos., anggota DPRD lainnya, Penjabat Sekretaris Daerah Ignasius R. Lega, S.H., para Asisten Sekda, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang.
Dalam pidatonya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memungkinkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan sepanjang tahun 2024 dengan baik. Ia juga mengapresiasi kerja sama dan dukungan yang diberikan DPRD Kota Kupang, yang menurutnya menjadi salah satu kunci kelancaran pembangunan dan pelayanan publik.
LKPJ Tahun Anggaran 2024 ini disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, yang merupakan penjabaran tahunan dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Kupang Tahun 2023–2026. Laporan tersebut mencakup informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, capaian indikator pembangunan, pelaksanaan program prioritas, realisasi APBD, serta tindak lanjut atas rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tahun sebelumnya.
Dalam pemaparannya, Pemerintah Kota Kupang menyoroti keberhasilan menjaga stabilitas fiskal dengan realisasi pendapatan daerah yang melampaui 95% dari target. Kota Kupang juga meraih sejumlah capaian strategis, antara lain opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2023, serta penghargaan dari berbagai tingkat—baik nasional maupun provinsi—di bidang toleransi, pelayanan publik, pengelolaan dana transfer, dan inovasi daerah.
Dari sisi makro pembangunan, Wakil Wali Kota memaparkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), membaiknya pertumbuhan ekonomi, serta penurunan angka kemiskinan dan inflasi. Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan besar seperti angka stunting, pengangguran terbuka, dan kematian ibu yang memerlukan perhatian dan kerja kolektif.
Selain itu, LKPJ juga menyoroti kemajuan di berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, ekonomi kreatif, perikanan, pariwisata, koperasi dan UMKM, hingga ketahanan pangan. Pemerintah Kota Kupang menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas aparatur, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Laporan ini menjadi bagian dari proses evaluasi yang transparan dan akuntabel, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.






