Kampiunnews | Kupang – Pemerintah Kota Kupang menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang dalam mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat menerima kunjungan Direktur Politani Kupang, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., bersama jajaran, di Ruang Kerja Wali Kota, Senin (14/7).
“Politani adalah aset besar Kota Kupang. Kami sangat bangga dan bersyukur karena ada institusi vokasi pertanian yang berkembang di wilayah ini. Ke depan, kami ingin memperkuat kolaborasi, terutama untuk program ketahanan pangan dan peningkatan PAD,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya pendekatan baru dalam pengembangan pertanian modern yang menggabungkan teknologi, pendidikan, dan kolaborasi lintas sektor.
“Masih banyak orang memandang profesi petani itu kotor, berat, dan tidak menjanjikan. Padahal, kalau digabungkan dengan digitalisasi dan inovasi teknologi, potensi pendapatan di sektor pertanian dan peternakan sangat besar,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota juga menyambut baik penerapan konsep project-based learning dan teaching factory yang diterapkan Politani. Menurutnya, pendekatan tersebut bisa menjadi solusi nyata bagi berbagai permasalahan masyarakat, termasuk pengelolaan sampah organik menjadi pupuk alami dan pengembangan urban farming di perkotaan.
Direktur Politani, Johanis Jermias, menyampaikan bahwa kampusnya saat ini memiliki lima jurusan unggulan: Tanaman Pangan dan Hortikultura, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, Kehutanan, serta Manajemen Pertanian Lahan Kering. Ia juga menyampaikan bahwa Politani tengah merintis kerja sama internasional berupa program joint degree dengan perguruan tinggi di Tiongkok.
“Banyak mahasiswa kami berasal dari keluarga petani dan berhasil menembus pendidikan internasional dengan biaya mandiri. Kami ingin anak-anak di Kota Kupang juga bisa mendapatkan akses serupa, dan kami siap memfasilitasi,” ungkap Johanis.
Lebih jauh, Johanis juga menawarkan kerja sama riset terapan serta keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program pengabdian masyarakat di Kota Kupang. Salah satunya melalui kegiatan kerja bakti tematik lintas prodi, mulai dari penataan taman kota, penanaman pohon mitigasi bencana, pengolahan pakan ternak, hingga urban farming skala rumah tangga.
Menanggapi tawaran tersebut, Wali Kota menyambut antusias dan meminta dinas teknis terkait, seperti Dinas Pertanian serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), segera menjalin komunikasi intensif dengan Politani untuk merancang program kolaboratif yang aplikatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Tugas kita sekarang adalah memaksimalkan potensi yang ada, memperkuat sinergi lintas sektor, dan mengajak semua pihak terlibat. Karena keterbatasan anggaran bukan hambatan kalau kita bekerja bersama. Seperti pepatah Latin: Ubi concordia ibi victoria – di mana ada persatuan, di situ ada kemenangan,” pungkas Wali Kota. (tonowbl)






