Kampiunnews | Kupang – Kegiatan Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang digelar setiap akhir pekan di Taman Nostalgia oleh Pemerintah Kota Kupang, terus menarik perhatian pelaku UMKM, BUMN, serta berbagai pemangku kepentingan. Memasuki pekan keenam pelaksanaannya, kegiatan ini semakin menunjukkan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap suksesnya penyelenggaraan Saboak.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan terima kasih kepada Kopnus Pos, Taspen, PT Pos Indonesia, Bank Mandiri Taspen, serta Pak Ketua DPRD dan seluruh anggota dewan yang terus mendukung ide-ide Pemerintah,” ujar Serena.
Ia menjelaskan bahwa Saboak merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang untuk menghidupkan kembali ruang publik seperti taman kota sebagai pusat interaksi sosial dan ekonomi rakyat.
Selama enam minggu penyelenggaraan, kegiatan ini berhasil mencatatkan omzet lebih dari Rp1 miliar dari para pelaku UMKM yang bergiliran ikut serta. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan lintas perangkat daerah serta kontribusi berbagai pihak melalui program CSR.
SVP Jasa Keuangan PT Pos Indonesia, Hendrasari, mengungkapkan kekagumannya terhadap inisiatif Pemkot Kupang.
“Luar biasa melihat bagaimana pemerintah kota benar-benar memfasilitasi transaksi nyata antara penjual dan pembeli. Kebijakan memberi ruang utama bagi UMKM sangat kami apresiasi,” ungkapnya.
Hendrasari bahkan memborong sejumlah produk tenun lokal untuk dibawa ke Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap promosi produk unggulan daerah.
Direktur Operasional PT Taspen, Tribuna Phitera Djaja, turut menyatakan apresiasi serupa.
“Ini luar biasa. Saya berharap ke depan variasi produk bisa lebih banyak dan pengunjung lebih ramai. Saya juga akan mengajak institusi lain untuk datang dan merasakan langsung potensi besar ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur Compliance and Control Bank Mandiri Taspen, Resi Lora, yang mengaku terkesan dengan atmosfer kegiatan.
“Saya jatuh cinta. Kegiatan ini menyatukan masyarakat dalam suasana penuh keceriaan. Saya bahkan mencicipi makanan tradisional Kupang yang semuanya enak. Ini potensi besar untuk pariwisata dan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewan Pembina Kopnus Pos, Rahmat, memuji kebersihan dan keindahan Kota Kupang.
“Kota ini sangat bersih dan indah, benar-benar mutiara yang belum sepenuhnya dikembangkan. Kami dari sektor swasta siap mendukung pengembangan Kota Kupang ke depan,” katanya.
Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor.
“Ini bukti nyata bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami dari DPRD mendukung penuh kegiatan ini agar terus berkembang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah perwakilan lembaga nasional yang hadir juga menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan operasional senilai Rp100 juta bagi pengembangan Saboak. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan serta kenyamanan pengunjung dan pelaku usaha.
Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan kolaborasi erat dengan berbagai pihak. Melalui Saboak, Pemkot Kupang ingin menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain: Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, Direktur Keuangan PT Taspen, Elmamber Sinaga, Direktur Operasional PT Taspen, Tribuna Phitera Djaja, Direktur Compliance and Control Bank Mandiri Taspen, Resi Lora, Dewan Pembina Kopnus Pos, Rahmat, SVP Jasa Keuangan PT Pos Indonesia, Hendrasari. (tonwbl)






