Kampiunnews|Ende – Babak perempat final Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV 2025 hari kedua digelar pada Senin (1/12). Pada laga sore, Persada Sumba Barat Daya berhadapan dengan Persekota Kupang, sementara pada laga malam Persena Nagekeo menantang tuan rumah Perse Ende.
Pertandingan malam hari pukul 20.00 Wita menjadi momen penuh emosi bagi Red Boys, supporter setia Perse Ende, serta ribuan masyarakat Kota Ende yang memadati Stadion Marilonga. Namun, dukungan besar tersebut tidak cukup menghalangi langkah Persena Nagekeo yang tampil disiplin dan mampu memetik kemenangan tipis 1–0.
Laga Persena vs Perse Ende berlangsung dengan tensi tinggi dan disaksikan langsung oleh Bupati Ende, Yosef B. Badeoda, serta Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus. Kehadiran kedua kepala daerah ini menambah energi tersendiri bagi para pemain yang tampil ngotot sejak menit awal.
Ribuan suporter dari kedua kubu memadati Stadion Marilonga, menghadirkan atmosfer meriah yang menggema di setiap sudut stadion. Sorak-sorai, tabuhan genderang, hingga nyanyian dukungan tak henti-henti mengiringi jalannya pertandingan, menjadikan duel ini sebagai salah satu laga dengan animo terbesar sepanjang gelaran ETMC 2025.
Tribun penuh warna itu menunjukkan antusiasme publik yang luar biasa, sekaligus menjadi bukti kuat bahwa sepak bola tetap menjadi pemersatu masyarakat Ende dan Nagekeo.
Gol tunggal Persena tercipta secara dramatis pada dua menit tambahan waktu babak kedua. Berawal dari tendangan bebas, bola yang gagal ditangkap dengan sempurna oleh penjaga gawang Perse Ende jatuh di kotak penalti. Kesalahan antisipasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Oan Teguh yang menyundul bola dan mengubahnya menjadi gol penentu kemenangan.
“Kami sedih karena langkah Perse harus terhenti di babak 8 besar. Dukungan dari Red Boys sebagai pemain ke-12 belum cukup mengangkat daya juang Atep dkk. Namun kami bangga karena para pemain sudah tampil maksimal. Mudah-mudahan pada babak semifinal hingga final nanti, animo masyarakat untuk menyaksikan ETMC tidak surut,” ujar Engel, salah satu anggota Red Boys, saat ditemui di kompleks DPS.
Ia menambahkan, meski kecewa, semangat mereka untuk terus mendukung Perse tidak akan padam. “Kalah dan menang itu biasa. Yang luar biasa adalah kebersamaan dan cinta kami untuk Perse. Kami akan tetap hadir memberi warna di tribun,” lanjut Engel.
Dengan hasil ini, Persena memastikan satu tempat di semifinal dan akan berhadapan dengan Persada Sumba Barat Daya. Sementara semifinal lainnya mempertemukan PS Ngada melawan Bajak Laut FC Manggarai Barat.
Persada Melaju Setelah Menang Adu Penalti Atas Persekota
Pada laga sebelumnya di Stadion Marilonga, Senin petang, Persada Sumba Barat Daya memastikan tiket semifinal setelah menang adu penalti 5–3 atas Persekota Kupang, usai bermain imbang 2–2 hingga perpanjangan waktu 2×15 menit.

Persekota unggul cepat lewat gol Adi Tiran pada menit ke-9 dan menguasai jalannya pertandingan hingga babak pertama berakhir dengan skor 1–0. Memasuki babak kedua, Persada meningkatkan intensitas permainan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi individu Aksel pada menit ke-56.
Persada berbalik unggul 2–1 setelah Dora Saga mencetak gol pada menit ke-75. Namun, Persekota menunjukkan perlawanan kuat dan berhasil menyamakan skor menjadi 2–2 di menit ke-83. Skor imbang bertahan hingga akhir extra time.
Di babak adu penalti, seluruh lima penendang Persada sukses mengeksekusi tugasnya. Sementara Persekota gagal pada penendang pertama melalui Agung Mone, memastikan Persada melaju ke semifinal.






