Kampiunnews|Manchester – Duel panas tersaji di Etihad Stadium saat Manchester City menjamu Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026, Rabu dini hari WIB. Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dan dipenuhi drama, terutama akibat sejumlah gol yang dianulir karena offside.
Tertinggal agregat dari leg pertama, Manchester City langsung tampil menekan sejak awal laga. Namun, efektivitas justru menjadi milik Real Madrid yang mampu memanfaatkan peluang dengan lebih tajam.
Tuan rumah sempat membuka harapan melalui gol Erling Haaland pada menit ke-41. Meski demikian, Madrid merespons dengan cepat lewat gol Vinicius Junior dan memastikan kemenangan 2-1 di leg kedua.
Hasil tersebut mengantarkan Real Madrid melaju ke perempat final dengan agregat meyakinkan 5-1. Meski skor terlihat tegas, jalannya pertandingan menyimpan banyak cerita, termasuk empat gol tambahan yang dianulir wasit karena offside.
Manchester City dua kali dibuat bersorak oleh publik Etihad, namun kegembiraan itu harus pupus. Pada menit ke-63, Jeremy Doku sempat mencetak gol usai menerima umpan terobosan, tetapi dianulir karena sudah berada dalam posisi offside.
Situasi serupa kembali terjadi pada menit ke-78. Rayan Aït-Nouri berhasil menanduk bola hasil umpan Rayan Cherki, namun kembali dianulir karena posisi yang tidak sah.
Real Madrid juga mengalami hal yang sama. Dua gol tambahan mereka turut dibatalkan wasit. Pada menit ke-82, sepakan keras Federico Valverde dianulir karena sebelumnya Vinicius sudah berada dalam posisi offside.
Drama berlanjut di masa injury time saat Vinicius kembali mencetak gol pada menit 90+1. Namun, gol tersebut kembali tidak disahkan karena offside.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memuji penampilan timnya yang dinilai menunjukkan karakter, mentalitas, dan kualitas tinggi sepanjang dua leg.
“Para pemain membalikkan situasi ini dengan penampilan, sikap, dan kualitas mereka. Kemenangan seperti ini tidak mudah, apalagi melawan tim dengan kualitas seperti Manchester City,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui keunggulan lawan, meski tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
“Saya menyukai cara kami mengawali pertandingan. Madrid adalah tim luar biasa dan mereka akan menghukum setiap kesalahan,” kata Guardiola.
“Kami akan belajar banyak dari kekalahan ini.”
Dengan hasil ini, Real Madrid kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama di Eropa, sementara Manchester City harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.






