Kampiunnews|Madrid โ Laga sengit semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026 Semifinal antara Atletico Madrid kontra Arsenal di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/04/2026) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut membuat persaingan menuju leg kedua di Inggris semakin panas, sekaligus menghadirkan tantangan berat bagi Atletico Madrid yang harus mencari kemenangan di kandang Arsenal demi lolos ke final.
Sejak menit awal pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Kedua tim tampil agresif dengan pressing ketat dan saling menyerang untuk mencari gol cepat.
Arsenal lebih dulu mengancam melalui aksi Noni Madueke pada menit keenam, namun peluang itu belum mampu membuahkan hasil. Tim tamu kemudian mulai mendominasi penguasaan bola dan memaksa Atletico bermain lebih dalam.
Atletico Madrid mencoba keluar dari tekanan dan hampir membuka keunggulan lewat sepakan melengkung Julian Alvarez pada menit ke-14. Namun, kiper Arsenal David Raya berhasil melakukan penyelamatan penting.
Arsenal akhirnya memecah kebuntuan menjelang turun minum setelah Viktor Gyokeres dijatuhkan di kotak penalti. Gyokeres yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya dan membawa Arsenal unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Atletico tampil lebih agresif dan terus menekan lini pertahanan Arsenal. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah VAR menghadiahkan penalti akibat handball Ben White di area terlarang.
Julian Alvarez sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor dan mengubah skor menjadi 1-1. Setelah gol penyeimbang itu, Atletico semakin percaya diri dan terus melancarkan serangan melalui Antoine Griezmann hingga Ademola Lookman, namun belum mampu mencetak gol tambahan.
Arsenal sempat memperoleh penalti kedua setelah Eberechi Eze terjatuh di kotak penalti, tetapi keputusan tersebut dibatalkan wasit usai melihat tayangan ulang VAR.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil ini membuat leg kedua di London dipastikan berlangsung penuh tensi. Atletico Madrid menghadapi tantangan besar karena wajib mencuri kemenangan di Inggris, sementara Arsenal berada dalam posisi lebih menguntungkan karena tampil di depan pendukung sendiri.
Griezmann Jadi Man of the Match
Meski gagal membawa Atletico Madrid meraih kemenangan, penampilan Antoine Griezmann mendapat sorotan khusus. UEFA memilih pemain asal Prancis tersebut sebagai Man of the Match berkat kontribusinya sepanjang pertandingan.
Griezmann tampil aktif membantu serangan maupun pertahanan Atletico Madrid. Ia beberapa kali turun ke lini tengah untuk membantu distribusi bola dan menjaga keseimbangan permainan tim.
UEFA Technical Observer Group menilai Griezmann tampil impresif berkat kerja samanya dengan Julian Alvarez serta kontribusinya dalam membangun serangan dan bertahan.
Berdasarkan catatan statistik Fotmob, Griezmann melepaskan empat tembakan sepanjang laga, dengan satu peluang membentur mistar gawang di babak kedua. Ia juga mencatatkan 48 operan dengan akurasi tinggi serta menciptakan sejumlah peluang penting bagi rekan setimnya






