Kampiunnews | Jakarta – Pengurus dan pengawas baru Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Primer Swasti Sari Kupang melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua KSP Swasti Sari Kupang Wilhelmus Geri, S.Pd., M.Pd., Sekretaris I Drs. Fransiskus Xaverius Ola Krowin, serta Sekretaris Pengawas Kasimir Senin, S.E., M.M., usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Koperasi RI bertema “Kolaborasi Nasional untuk Percepatan Implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.”
Selain bertemu Menteri Koperasi, jajaran pengurus dan pengawas KSP Swasti Sari juga melakukan diskusi bersama Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI, Dr. Ir. Herbert H.O. Siagian, M.Sc., terkait penguatan tata kelola koperasi modern, pengawasan internal, dan pengembangan koperasi nasional berbasis anggota.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru KSP Swasti Sari Kupang periode 2026–2028 yang baru saja dilantik Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., di Hotel Kristal Kupang pada Senin (11/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Herbert Siagian menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus baru KSP Swasti Sari Kupang yang dinilai telah melalui proses demokratis internal koperasi dengan baik.
“Kami menyampaikan selamat kepada Ketua KSP Swasti Sari Kupang Bapak Wilhelmus Geri, Sekretaris Bapak Fransiskus Krowin, dan seluruh pengurus yang baru saja dilantik untuk menjalankan amanah periode 2026–2028,” ujar Herbert Siagian kepada wartawan di Jakarta.
Menurut Herbert, KSP Swasti Sari Kupang memiliki posisi strategis sebagai koperasi primer nasional yang tumbuh kuat dari daerah dan menjadi salah satu contoh perkembangan koperasi modern di Nusa Tenggara Timur.
Ia menegaskan, Kementerian Koperasi RI akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan guna memperkuat tata kelola, transparansi, serta profesionalisme koperasi di Indonesia.
“Kami berharap Koperasi Swasti Sari Kupang dapat terus menjalankan tata kelola internal secara mandiri, profesional, dan berpihak pada kesejahteraan anggota. Pemerintah tentu akan terus hadir melalui pembinaan dan pengawasan,” katanya.
Herbert juga menitipkan harapan agar di bawah kepemimpinan Wilhelmus Geri dan jajaran pengurus baru, KSP Swasti Sari semakin berkembang, sehat, dan mampu memperluas pelayanan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat NTT.
Menurutnya, pertemuan langsung dengan Menteri Koperasi RI menjadi motivasi tersendiri bagi pengurus baru untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi di tengah tantangan ekonomi nasional.
“Setelah bertemu langsung dengan Bapak Menteri Koperasi, tentu ada banyak arahan, motivasi, dan penguatan bagi pengurus baru. Saat ini NTT mulai menjadi perhatian nasional dalam pengembangan koperasi, sehingga semangat membangun koperasi harus terus dijaga,” tambah Herbert.
KSP Swasti Sari Kupang sendiri dikenal sebagai salah satu koperasi besar di Nusa Tenggara Timur yang terus berkembang dalam sektor simpan pinjam berbasis anggota dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Adapun susunan pengurus KSP Swasti Sari periode 2026–2028 yakni Wilhelmus Geri, S.Pd., M.Pd. (Ketua), Yohanes Sason Helan, A.Md. (Wakil Ketua I), Maria Regina Knaofmone, S.Pd. (Wakil Ketua II), Drs. Fransiskus Xaverius Ola Krowin (Sekretaris I), Gerardus Gaga, S.Pd., S.Ag., M.Pd. (Sekretaris II), Margarita TB Muli, S.Pd. (Bendahara I), dan Yohanis Vianay Anggal, S.E. (Bendahara II).
Sementara jajaran pengawas terdiri dari Lukas Wuka Huler, S.E. (Ketua), Kasimir Senin, S.E., M.M. (Sekretaris), Drs. Ambrosius Pan, M.Pd. (Anggota I), Kamillus Kadju, S.E. (Anggota II), dan Elias Koa, S.I.P. (Anggota III).






