Kampiunnews|New Jersey – Kapten Tim Nasional Prancis, Kylian Mbappé, tampil memukau dengan mencetak dua gol brilian untuk mengantar Les Bleus meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Senegal pada laga pembuka Grup I Piala Dunia FIFA 2026 di MetLife Stadium.
Dua gol ini membawa Mbappé resmi mengukir sejarah baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis dengan koleksi 58 gol. Ia sukses melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Olivier Giroud dengan 57 gol.
Kemenangan krusial ini sekaligus menghapus memori kelam Piala Dunia 2002 saat Prancis takluk dari Senegal di laga pembuka. Hasil ini memastikan tren positif Les Bleus yang tercatat hanya menelan satu kekalahan di laga pertama dalam delapan edisi turnamen dunia terakhir.
Meskipun akhirnya keluar sebagai pemenang, Prancis sempat mendapat tekanan hebat dari Senegal sejak menit awal pertandingan. Wakil Afrika Barat tersebut nyaris membuka keunggulan melalui aksi penyerang mereka, Nicolas Jackson. Bola sepakan Jackson sempat melewati penjaga gawang Mike Maignan, namun beruntung hanya memantul di tiang gawang sebelum keluar lapangan.
Jackson bahkan sempat menggetarkan jala gawang Prancis, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena ia sudah berada dalam posisi offside. Tak lama berselang, Ismaïla Sarr juga gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang yang diperolehnya.
Prancis baru menunjukkan performa terbaiknya setelah jeda turun minum. Peluang demi peluang mulai tercipta melalui determinasi Désiré Doué, Michael Olise, dan Mbappé yang memaksa kiper Senegal, Édouard Mendy, melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.
Kebuntuan Prancis akhirnya pecah saat umpan matang Michael Olise berhasil dimaksimalkan dengan sempurna oleh Mbappé menjadi gol. Gol pembuka ini langsung menyamakan rekor gol milik Giroud.
Tidak butuh waktu lama, Mbappé kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol kedua melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Gol indahnya itu sekaligus mengunci kemenangan Prancis, yang malam itu juga diwarnai oleh kontribusi impresif dari para pemain muda seperti Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye.
Senegal belum menyerah dan berhasil memperkecil skor melalui gol indah Ibrahim Mbaye.
Selain menobatkan diri sebagai raja gol Prancis, tambahan dua gol ini membawa Mbappé semakin dekat dengan rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia. Saat ini Mbappé telah mengoleksi 14 gol di ajang Piala Dunia dan hanya terpaut dua gol dari Klose yang mengemas 16 gol.
Ditemui pasca-pertandingan, Mbappé menegaskan ambisi besarnya untuk terus mengukir sejarah emas di turnamen ini.
“Saya bermain untuk mengukir sejarah bagi negara saya, untuk memastikan tim saya mencapai final dan memenangkan Piala Dunia. Selebihnya akan menjadi bagian dari diri saya dan karier saya,” pungkas sang kapten penuh percaya diri.
Eksperimen Berani Redam Lini Pertahanan Lawan
Pelatih kepala tim nasional Prancis, Didier Deschamps, mengaku sangat lega setelah skuadnya sukses mengamankan tiga poin krusial pada laga pembuka fase grup Piala Dunia 2026. Deschamps membeberkan bahwa perubahan taktik di atas lapangan menjadi kunci utama pembalik keadaan bagi Les Bleus.
“Kemenangan ini sedikit melegakan bagi kami. Jujur, kami sempat merasa agak khawatir di menit-menit awal pertandingan,” ungkap Deschamps dalam konferensi pers pasca-laga.
Ketegangan di awal laga memaksa Deschamps memutar otak dengan cepat. Pelatih yang sukses membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 ini langsung mengambil keputusan berani dengan menukar posisi dua penyerang sayap kreatifnya, Ousmane Dembele dan Michael Olise.
Perubahan posisi tersebut terbukti ampuh merusak konsentrasi lini pertahanan lawan yang semula tampil sangat rapat dan disiplin. “Keputusan untuk mengubah posisi bermain Ousmane [Dembele] dan Michael [Olise] terbukti membawa perbedaan yang sangat besar bagi dinamika permainan tim,” jelas Deschamps mengenai kejelian taktiknya.
Bagi Deschamps, mengunci kemenangan di laga perdana turnamen sebesar Piala Dunia memiliki arti yang sangat krusial untuk membangun mentalitas juara anak asuhnya ke depan. Ia juga memuji kebersamaan tim yang mampu melewati tekanan besar di awal laga secara kolektif.
“Selalu penting bagi sebuah tim untuk memenangkan pertandingan pembuka. Itulah keindahan dari sepak bola, ketika Anda mampu berjuang bersama dan berbagi emosi luar biasa tersebut. Ini memang baru pertandingan pertama, tetapi kami akan menikmati momen kemenangan ini sebelum bersiap untuk laga berikutnya,” pungkas Deschamps.






