Kampiunnews|Jakarta – Usai resmi ditunjuk menjadi juru taktik baru Persija Jakarta untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027, Shin Tae-yong langsung bergerak cepat. Pelatih asal Korea Selatan tersebut kini tengah menyusun strategi besar untuk membentuk kerangka tim yang tangguh dengan membidik deretan pemain berkelas, yang beberapa di antaranya merupakan mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia.
Salah satu topik panas yang paling menyedot perhatian publik saat ini adalah rumor reuni akbar antara Shin Tae-yong dengan para penggawa Skuad Garuda. Nama-nama beken seperti Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, hingga penyerang sayap Ragnar Oratmangoen gencar dikaitkan dengan kepindahan menuju tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Spekulasi transfer ini mencuat bukan tanpa alasan kuat. Selama menukangi Timnas Indonesia pada periode 2020 hingga 2025, Coach Shin dikenal memiliki hubungan emosional dan ikatan kerja yang sangat erat dengan para pemain muda tersebut. Di bawah tangan dinginnya, mereka bertransformasi menjadi tulang punggung kekuatan sepak bola nasional.
Meski demikian, Shin Tae-yong memilih untuk memberikan jawaban yang realistis di hadapan media. Ia tidak menampik adanya keinginan pribadi untuk kembali bekerja sama dengan eks anak asuhnya itu, namun ia sangat memahami bahwa status kontrak sang pemain di klub masing-masing menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan begitu saja.
Peluang Reuni dengan Eks Penggawa Garuda
Nama Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, dan Asnawi Mangkualam memang sangat identik dengan era keemasan kepemilikan taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Ketiganya merupakan pemain yang mendapatkan kepercayaan penuh dan berkembang pesat hingga menembus level internasional berkat polesannya.
Data statistik menunjukkan betapa pentingnya peran ketiga pemain ini bagi skema bermain Coach Shin. Pratama Arhan tercatat sebagai pemain yang paling sering dipercaya merumput dengan koleksi 49 penampilan. Catatan itu disusul ketat oleh bek sayap Asnawi Mangkualam yang tampil sebanyak 46 kali, serta gelandang cerdik Marselino Ferdinan yang membukukan 32 laga.
Saat kembali didesak mengenai seberapa besar peluang memboyong para bintang timnas tersebut ke Jakarta, Shin Tae-yong menegaskan kembali posisinya. Menurutnya, niat saja tidak cukup karena setiap manuver di bursa transfer wajib mempertimbangkan regulasi, nilai pasar, serta kondisi riil yang ada di lapangan.
Di sisi lain, Shin Tae-yong justru memberikan petunjuk yang sangat kuat mengenai satu nama legiun asing yang kemungkinan besar segera menjadi bagian dari skuad Persija. Sosok tersebut adalah Mariano Peralta, pemain terbaik BRI Super League musim 2025/2026 yang tampil sangat gemilang bersama Borneo FC.
“Untuk Peralta, memang saya dengar sudah dikontrak oleh Persija,” ungkap Shin Tae-yong secara blak-blakan.
Pelatih berusia 55 tahun itu pun menyambut positif kabar bergabungnya sang penyerang sayap ke dalam skema taktik yang sedang ia bangun untuk musim depan.
“Saya sangat senang dengan kedatangan Peralta. Saya ingin menyambutnya dengan senang hati di tim ini,” ucap eks pelatih Timnas Korsel tersebut.
Kehadiran Peralta berpotensi besar menjadi langkah awal yang manis dalam menandai era baru Persija di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong. Sejak pertama kali bergabung dengan Borneo FC pada tahun 2024 lalu, winger lincah asal Argentina itu memang memiliki catatan yang luar biasa. Ia telah memainkan 69 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan statistik yang sangat impresif, yakni mengemas 30 gol dan menyumbang 28 assist.






