Kampiunnews|Kupang – Momen syukuran kelulusan dan pelepasan siswa kelas VI SDK Hosana Kupang Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Sebanyak 71 siswa Angkatan ke-20 resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dalam acara yang digelar di Oriental Restaurant, Sabtu (13/6).
Acara tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., yang juga merupakan alumni SDK Hosana Kupang. Kehadiran Serena tidak hanya sebagai pejabat pemerintah, tetapi juga sebagai sosok yang pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut dan kini kembali untuk memberikan motivasi kepada generasi penerus.
Dalam sambutannya, Serena mengenang masa-masa ketika dirinya menempuh pendidikan sejak tingkat playgroup hingga sekolah dasar di SDK Hosana Kupang. Ia menyampaikan bahwa sekolah tersebut telah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, nilai-nilai kehidupan, serta semangat belajar yang terus membimbing perjalanan hidupnya hingga saat ini.
Menurut Serena, kelulusan sekolah dasar bukan sekadar seremoni akademik, melainkan sebuah tonggak penting yang menandai kesiapan anak-anak untuk memasuki tahap pendidikan berikutnya dengan bekal karakter yang kuat, keberanian, serta rasa percaya diri.
Ia juga memberikan apresiasi atas capaian SDK Hosana Kupang yang kini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar sekolah berprestasi di Kota Kupang. Prestasi tersebut, menurutnya, merupakan hasil kolaborasi yang baik antara yayasan, sekolah, guru, orang tua, gereja, dan para siswa dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
“Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak. Pendidikan yang sesungguhnya tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, menghargai sesama, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Serena.
Secara khusus, Serena juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki bakat, kemampuan, dan jalan keberhasilan yang berbeda sehingga tidak seharusnya dibanding-bandingkan.
Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya mencetak anak-anak yang unggul secara akademik, tetapi juga membantu mereka menemukan dan mengembangkan talenta terbaik yang telah dianugerahkan Tuhan.
“Kita harus percaya bahwa setiap anak memiliki talenta yang unik. Tugas kita sebagai orang tua, guru, dan masyarakat adalah membantu mereka menemukan jalan terbaik serta memberikan dukungan agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal,” tegasnya.
Kepada para lulusan, Serena berpesan agar menjadikan kelulusan sekolah dasar sebagai awal perjalanan panjang untuk terus belajar, bertumbuh, dan berani bermimpi besar. Ia menegaskan bahwa karakter yang kuat akan menjadi modal utama dalam meraih kesuksesan di masa depan.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam pembangunan sumber daya manusia, Serena menegaskan bahwa pemerintah akan terus membuka ruang pengembangan bagi anak-anak melalui berbagai program pendidikan, kemitraan strategis, serta jejaring yang mendukung prestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, maupun bidang lainnya.
Sementara itu, Kepala SDK Hosana Kupang, Deky Fanggidae, mengungkapkan bahwa Angkatan ke-20 tahun ini memiliki catatan sejarah tersendiri bagi sekolah. Selain menjadi angkatan ke-20 sejak sekolah berdiri, mereka juga tercatat sebagai angkatan dengan jumlah lulusan terbanyak sepanjang sejarah SDK Hosana Kupang, yakni 71 siswa yang terdiri dari 33 laki-laki dan 38 perempuan.
Menurut Deky, para siswa tersebut merupakan generasi yang memulai pendidikan dasar pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda dan membawa berbagai keterbatasan dalam proses pembelajaran. Namun, berbagai tantangan yang mereka hadapi justru membentuk karakter, daya juang, serta kemampuan beradaptasi yang luar biasa.
“Anak-anak ini telah belajar satu pelajaran penting bahwa kehidupan akan terus berubah. Mereka yang mau belajar, beradaptasi, dan tidak menyerah akan mampu bertahan sekaligus bertumbuh menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Deky juga mengumumkan bahwa seluruh siswa kelas VI SDK Hosana Kupang Tahun Ajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara sekolah, para guru, orang tua, gereja, Yayasan Misi Agape Kupang, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap proses pendidikan.
Pelepasan Angkatan ke-20 SDK Hosana Kupang tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan akademik para siswa, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mencetak generasi muda Kota Kupang yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang, Paul Dima, Pdt. Devi M., S.Th., para pembina dan pengurus Yayasan Misi Agape Kupang, Kepala SDK Hosana Kupang Deky Fanggidae, para guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta seluruh lulusan kelas VI. Mendampingi Wakil Wali Kota hadir pula Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, serta para pengawas sekolah. (red_ton)






