Kampiunnews|Kupang โ Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pembangunan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Fokus utama kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik sebagai fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., saat menerima audiensi Tim INOVASI NTT di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (24/7). Pertemuan tersebut membahas persiapan kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama di bidang pendidikan antara Pemerintah Kota Kupang dan Program INOVASI.
Kunjungan Duta Besar Australia dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026 dengan salah satu agenda utama mengunjungi SD Negeri Palsatu Alak, sekolah mitra Program INOVASI yang dinilai berhasil menerapkan berbagai inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca dan berhitung siswa.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Provincial Manager INOVASI NTT, Hironimus Sugi. Mendampingi Wakil Wali Kota Kupang antara lain Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang, Hubertus Mani, S.H., serta Kepala SD Negeri Palsatu Alak, Mira Santos.
Serena Francis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kupang sebagai salah satu lokasi kunjungan Duta Besar Australia. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum strategis untuk menunjukkan keberhasilan praktik-praktik baik di bidang pendidikan sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.
“Pemerintah Kota Kupang menyambut baik kunjungan Duta Besar Australia ini. Kami melihatnya sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi, khususnya di bidang pendidikan, karena peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas bersama,” ujar Serena.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, mitra pembangunan, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga komunitas yang memiliki kepedulian terhadap masa depan pendidikan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Program INOVASI yang selama ini konsisten mendampingi sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur, termasuk di Kota Kupang, melalui berbagai pendekatan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
“Kami mengapresiasi kerja nyata INOVASI yang telah mendampingi sekolah-sekolah kita. Program seperti ini sangat berarti karena menyentuh langsung kemampuan dasar anak, terutama literasi dan numerasi yang menjadi fondasi utama keberhasilan pendidikan,” jelasnya.
Serena menambahkan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mendukung keberlanjutan program peningkatan mutu pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang masih memerlukan pendampingan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran.
Menurutnya, kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, serta menguasai numerasi merupakan bekal penting agar anak-anak Kota Kupang mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dunia kerja di masa depan.
SD Negeri Palsatu Alak Jadi Percontohan
Sementara itu, Provincial Manager INOVASI NTT, Hironimus Sugi, menjelaskan bahwa kunjungan Duta Besar Australia merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa SD Negeri Palsatu Alak dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena menunjukkan kemajuan signifikan dalam penerapan metode pembelajaran literasi.
“SD Negeri Palsatu merupakan salah satu dari 60 sekolah yang mendapatkan pendampingan INOVASI. Sekolah ini menunjukkan perkembangan yang baik dalam penerapan pembelajaran literasi, salah satunya melalui Reading Camp yang membantu siswa belajar sesuai dengan tingkat kemampuan membaca masing-masing,” jelas Hironimus.
Selain menjadi sekolah mitra, Kepala SD Negeri Palsatu Alak juga berperan sebagai fasilitator daerah yang aktif membagikan praktik-praktik terbaik kepada guru dan kepala sekolah di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Duta Besar Australia dijadwalkan menyaksikan secara langsung proses pembelajaran literasi di kelas, pembelajaran berbasis muatan lokal yang memperkenalkan budaya tenun kepada peserta didik, penyerahan bantuan buku secara simbolis, hingga berdialog dengan guru, siswa, dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Pemkot Kupang Pastikan Kesiapan Kunjungan
Kepala SD Negeri Palsatu Alak, Mira Santos, menyatakan kesiapan sekolah dalam menyambut kunjungan tersebut. Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Kupang, terutama dalam aspek kebersihan lingkungan, keamanan, dan kelancaran akses menuju sekolah, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan kelurahan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.
Selain membahas penguatan literasi dan numerasi, audiensi tersebut juga mengulas peluang kerja sama lain di bidang mitigasi bencana melalui program SIAP SIAGA dan Top Ranger, yang diharapkan dapat menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kota Kupang dan mitra pembangunan internasional.
Melalui sinergi yang terus diperkuat bersama Program INOVASI dan Pemerintah Australia, Pemerintah Kota Kupang optimistis kualitas pendidikan akan semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan global.






