Kampiunnews|Kupang โ Semangat Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) menjadi perhatian Pemerintah Kota Kupang. Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memfasilitasi pertemuan kontingen LKBB SMK Maritim Nusantara Kupang dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (29/8).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemkot Kupang kepada para siswa yang akan membawa nama Kota Kupang dan Provinsi NTT dalam kompetisi LKBB tingkat nasional di Jakarta. Kontingen dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 4 September 2026 setelah sebelumnya berhasil meraih juara tingkat provinsi.
Serena mengatakan, kesempatan bagi para siswa untuk tampil di tingkat nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi dan karakter NTT di tingkat nasional.
“Kami memfasilitasi adik-adik SMK Maritim Nusantara untuk beraudiensi secara khusus dengan Bapak Gubernur. Ini bagian dari komitmen kami memberikan dukungan dan ruang bagi anak-anak muda Kota Kupang yang sedang membawa nama NTT,” ujar Serena.
Ia berharap arahan dan motivasi dari Gubernur NTT dapat menjadi bekal penting bagi para siswa, terutama dalam membangun kepercayaan diri, disiplin, kekompakan, serta semangat juang menghadapi kompetisi.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik kedatangan kontingen dan mengapresiasi keberhasilan para siswa melaju ke tingkat nasional. Ia berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya NTT kepada masyarakat Indonesia.
Melki secara khusus meminta kontingen memasukkan pesan kebangsaan dalam variasi gerakan maupun yel-yel. Salah satu narasi yang dapat diangkat adalah sejarah Ende dan keterkaitannya dengan proses lahirnya Pancasila saat Bung Karno menjalani masa pengasingan di Ende.
Selain pesan sejarah, Gubernur juga mendorong kontingen menampilkan unsur lokal seperti rumah adat dan kebudayaan NTT sehingga penampilan mereka memiliki identitas yang kuat.
Berdasarkan petunjuk teknis perlombaan, sekitar 80 persen penilaian diberikan untuk gerakan baris-berbaris murni, sedangkan 20 persen lainnya diperuntukkan bagi variasi dan kreasi pada bagian penutup.
Tim pelatih pun langsung merespons arahan tersebut. Serda Marinir Valentino Malo Mabe mengatakan pihaknya akan memaksimalkan waktu yang tersisa untuk menyempurnakan ketepatan gerakan sekaligus mematangkan kreasi dan yel-yel yang membawa pesan Pancasila serta budaya NTT.
Kepala SMK Maritim Nusantara Kupang, Jesica S. Sodakain, menyebut dukungan pemerintah menjadi suntikan moral bagi para siswa. Menurutnya, keberhasilan sekolah swasta asal NTT tersebut menembus kompetisi nasional merupakan pencapaian yang membanggakan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak sangat bersemangat meskipun memiliki berbagai keterbatasan. Dukungan Pemerintah Kota Kupang dan arahan langsung dari Bapak Gubernur NTT menjadi suntikan moral yang sangat besar bagi kami,” kata Jesica.
Kontingen LKBB SMK Maritim Nusantara akan bertolak ke Jakarta pada 4 September untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).
Pertemuan ditutup dengan pemutaran video dokumentasi latihan, foto bersama, serta ramah tamah antara Gubernur NTT, jajaran Pemerintah Kota Kupang, pihak sekolah, pelatih, dan anggota kontingen.







