Kampiunnews | Kupang – Manajemen Bintang Timur Atambua terus berupaya mengorbitkan pemain jebolan Sekolah Sepakbola (SSB) dan Academy Bintang Timur di tengah ramainnya bursa transfer. Menjadi hal yang lumrah ketika sebuah tim merekrut muka baru dari tim lain untuk menambah kekuatan. Tapi Bintang Timur Atambua tidak lupa untuk tetap memunculkan pemain yang dibentuk dari batas negara RI-Timor Leste.
Serena Cosgrova Francis manejer Bintang Timur Atambua menegaskan bahwa ada visi dari manejemen soal pengembangan pemain muda. Usai bermain di laga final kualifikasi Liga 3 NTT, beberapa pemainnya menjadi incaran klub liga 1 untuk berkompetisi di ajang elit pro academy liga 1.
Salah satu pemain yang sudah resmi kami pinjamkan adalah Alberto P.D. Soares (20 thn). Top score kualifikasi Liga 3 dan Piala El Tari Memorial Cup (ETMC) 2023, dipastikan akan memperkuat Borneo FC Samarinda untuk musim kompetisi 2023-2024.
Alberto P.D. Soares bersama 4 pemain Bintang Timur Atambua, Crespo Hale, Efraim Abi, Yogi Finant, Dafa A. Imani, baru saja sukses mengantarkan tim NTT lolos ke ajang PON XXI Aceh-Sumut di Bali.
“Surat permintaan dari manejemen Borneo FC Samarinda sudah kami terima, dan sesuai kesepakatan, kami akan pinjamkan Alberto P.D. Soares untuk memperkuat klub liga 1 Borneo FC Samarinda diajang elit pro academy musim 2023 – 2024,” tutur Serena usai menyaksikan laga SSB Bintang Timur vs Persamba Manggarai di pertandingan Liga Pelajar Soeratin Cup NTT, Kamis (2/11).
Langkah Alberto Soares, menyusul dua yuniornya Glands Billi dan Sandro Alfons yang sudah lebih dulu bergabung di Klub Liga 1 Dewa United Tangerang.
“Kan kita selalu mempunyai visi untuk mengembangkan dan mempromosikan pemain dari SSB ke Academy. Saat di Academy manejemen punya tugas untuk menyelurkan bakat mereka ke level nasional baik d liga 1 maupun liga 2.

Makanya kita sekarang ada dua pemain di Dewa United, satu pemain Beta Soe Generation di Bali United dan satu yang terakhir Alberto Soares ke Borneo FC Samarinda,” ujar Serena dengan senyum kegembiraan usai menyaksikan SSB Bintang Timur Atambua menekuk Persamba Manggarai 2-1 dan berhasil melangkah ke babak 16 besar liga Pelajar Soeratin Cupa NTT di Bajawa.
Serena mengatakan itu jadi salah satu rencana dari Academy Bintang Timur Atambua untuk memunculkan talenta baru yang dibentuk dari SSB dan Akademi.
“Jadi itu memang salah satu agenda pembinaan kita untuk selalu mengorbitkan pemain-pemain muda untuk tim senior,” kata dia.
Memang tidak mudah bagi pemain muda untuk bisa mendapat ksempatan bermain. Namun sebagai penggiat sepakbola di NTT, Serena meyakini banyak talenta muda yang perlu mendapatkan kesempatan bermain di level yang lebih tinggi.
Manejemen Bintang Timur yang memiliki traning groud di Atambua, kini telah melebarkan sayapnya di Kota Soe kabupaten Timur Tenggah Selatan (TTS) dengan nama BeTA Soe Generation, di Kabupaten Kupang ada SSB Bintang Timur Nekemesa, dan dalam waktu dekat Bintang Timur akan hadir di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada.
Serena pun mengatakan untuk SSB Bintang Timur di Ngada, tahun 2017 sudah dirintis mantan pemain timnas asal Ngada, Heru Nerly. Sayangnya, sepeninggalan legenda timnas Heru Nerly, pihaknya belum menemukan partner yang sevisi untuk membangun sepakbola di Ngada.
“Kami terus mendorong 4 talenta muda Bintang Timur yang kini bermain di elit pro academy, harapannya mereka bisa mengikuti jejak seniorynya Flabio Soares yang saat ini beredar di Liga 1 Arema Malang,” pungkas Vincensius Longa Direktur Academy Bintang Timur Atambua.






