Kampiunnews|Bali – Pekan kedua BRI Super League 2026/27 kembali menghadirkan persaingan menarik. Dua pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) malam menghasilkan kemenangan bagi Bali United dan Borneo FC Samarinda.
Bali United tampil impresif dengan pesta gol saat menjamu Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Sementara itu, Borneo FC menunjukkan efektivitas permainan dengan mengalahkan Persijap Jepara 1-0 di kandang lawan.
Bali United Pesta Gol 4-1
Bali United langsung mengambil kendali permainan ketika menghadapi Isenmulang Kalteng FC. Dominasi Serdadu Tridatu akhirnya membuahkan gol pada menit ke-35 melalui Thijmen Goppel.
Pemain asal Belanda tersebut sukses menaklukkan kiper Isenmulang, Jefri Wibowo, sekaligus membawa Bali United unggul 1-0.
Keunggulan tuan rumah bertambah menjelang babak pertama berakhir. Teppei Yachida mencatatkan namanya di papan skor dan membuat Bali United menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Serdadu Tridatu semakin agresif. Irfan Jaya menambah keunggulan Bali United sebelum Goppel kembali mencetak gol pada menit ke-90 untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Isenmulang sempat memperkecil ketertinggalan melalui Douglas Cruz pada menit ke-90+6. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah hasil pertandingan.
Bali United akhirnya mengamankan kemenangan telak 4-1 dan menunjukkan produktivitas mereka pada pekan kedua kompetisi.
Borneo FC Curi Tiga Poin di Jepara
Persijap Jepara gagal meraih kemenangan perdana di kandang pada BRI Super League 2026/27. Tampil di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9/2026) malam, Laskar Kalinyamat menyerah 0-1 dari Borneo FC Samarinda.
Gol cepat Rodrigo Santos Varanda pada menit ketiga menjadi pembeda. Persijap tak mampu membalas hingga pertandingan berakhir dan harus menerima kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Madura United FC pada pekan pertama.
Pelatih Persijap, Juan Cortes, mengakui timnya tampil kurang percaya diri, terutama pada babak pertama.
“Ini adalah pertandingan yang sulit untuk kami. Ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami terlihat tidak percaya diri, khususnya di babak pertama,” ujar Cortes.
Persijap mencoba memperbaiki permainan pada babak kedua dengan meningkatkan serangan ke area penalti Borneo FC. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol.
Cortes menilai Persijap masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry dan pola permainan, mengingat tim baru memiliki waktu persiapan kurang dari empat pekan sebelum kompetisi dimulai.
“Kami butuh waktu lebih untuk saling mengenal. Masih banyak yang perlu kami tingkatkan, termasuk improvisasi, pergerakan, dan menciptakan lebih banyak peluang,” katanya.
Pelatih asal Spanyol itu juga meminta maaf kepada suporter Persijap atas dua kekalahan pada awal musim. Menurutnya, skuad Persijap merupakan tim baru dengan 18 pemain yang bergabung, sehingga proses membangun kekompakan masih membutuhkan waktu.







