Kampiunnews|Jakarta – Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 dengan misi besar. Selain memburu tiga poin di hadapan pendukungnya, Macan Kemayoran bertekad mengakhiri tren buruk karena belum mampu mengalahkan Maung Bandung sejak 2023.
Laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertemuan ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Persija dan Persib kembali bertemu di SUGBK setelah terakhir kali berlangsung di stadion tersebut pada 2019.
Persija terakhir kali mengalahkan Persib pada Maret 2023 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Catatan tersebut menjadi salah satu motivasi utama skuad asuhan Shin Tae-yong untuk memburu kemenangan.
Shin Tae-yong Targetkan Tiga Poin
Shin Tae-yong menegaskan dirinya semakin termotivasi setelah mengetahui Persija belum mampu mengalahkan Persib sejak 2023. Pelatih asal Korea Selatan itu ingin timnya tampil lebih kuat dan disiplin demi mengamankan tiga poin.
“Sekarang, setelah saya tahu bahwa kami belum pernah mengalahkan Persib Bandung sejak 2023 juga, saya merasa semakin bertekad untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan bermain lebih kuat agar kita bisa menang,” ujar Shin Tae-yong.
Ia memastikan Persija telah melakukan persiapan menghadapi pertandingan yang sarat gengsi tersebut.
“Saya akan memastikan kami mempersiapkan diri dengan baik untuk bisa menang di laga besok,” sambungnya.
Shin juga mengakui Persib bukan lawan mudah. Maung Bandung tampil meyakinkan pada pertandingan pembuka BRI Super League 2026/2027 dengan mengalahkan PSM Makassar 3-1.
Menurut Shin, Persib memiliki kualitas pemain yang mampu memberikan tekanan kepada Persija sepanjang pertandingan.
“Persib Bandung bermain bagus di laga pertama mereka. Mereka adalah tim yang bagus dan kembali tampil bagus,” kata Shin.
Pramono Anung Ajak Jakmania Jaga Sportivitas
Di tengah tingginya tensi rivalitas kedua klub, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak pendukung Persija, Jakmania, menjaga pertandingan tetap aman dan sportif.
Pesan tersebut disampaikan Pramono dalam Apel Gelora Jakarta bersama Jakmania di SUGBK, Jumat (11/9/2026), sebagai bagian dari persiapan pengamanan laga Persija kontra Persib.
Pramono menegaskan rivalitas antara kedua klub seharusnya hanya terjadi selama pertandingan dan tidak dibawa ke kehidupan sosial di luar lapangan.
“Rivalitas antara Persija dan Persib Bandung adalah rivalitas pertandingan sepak bola. Setelah pertandingan, antarsesama suporter harus tetap menjadi saudara, sahabat,” kata Pramono.
Ia menyebut Jakmania sebagai pemain ke-12 Persija yang memiliki peran penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang positif.
Karena itu, Pramono meminta seluruh elemen suporter ikut menjaga Jakarta dan memastikan pertandingan berjalan aman serta tertib.
“Secara khusus saya berpesan kepada Jakmania dan seluruh elemen yang ada agar menjaga Jakarta, menjaga Persija, dan menjaga pertandingan berlangsung secara baik,” ujarnya.
Menurut Pramono, laga Persija versus Persib juga dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat Jakarta dan Jawa Barat. Perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola tidak boleh mengganggu hubungan baik antarmasyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakmania yang bersama-sama melakukan pengamanan pertandingan.
Pertandingan Persija versus Persib kali ini bukan sekadar perebutan tiga poin pada awal kompetisi. Bagi Persija, laga tersebut menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian kemenangan atas rivalnya sejak Maret 2023.
Sementara bagi Shin Tae-yong, pertandingan ini menjadi ujian awal untuk menunjukkan kesiapan Persija bersaing di BRI Super League 2026/2027.
Dengan dukungan penuh Jakmania dan atmosfer SUGBK, Persija membawa dua misi sekaligus: memutus tren buruk sejak 2023 dan menjaga rivalitas tetap berada dalam koridor sportivitas.
Kini, jawaban atas ambisi tersebut akan ditentukan di lapangan ketika Persija dan Persib kembali berhadapan dalam salah satu pertandingan paling dinanti di sepak bola Indonesia.







