Kampiunnews|San Francisco โ Tuan rumah bersama Amerika Serikat (USA) menunjukkan mental juara setelah berhasil menyingkirkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion San Francisco Bay Arena, meski harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua.
Kemenangan ini memastikan langkah pasukan Mauricio Pochettino ke fase 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Belgia pada 6 Juli di Stadion Seattle. Belgia sendiri lolos setelah lebih dulu mencatat kemenangan dramatis atas Senegal melalui babak perpanjangan waktu.
Laga yang disaksikan 68.827 penonton yang mayoritas pendukung tuan rumah, dipimpin wasit Raphael Claus asal Brasil. USA langsung tampil menekan sejak menit-menit awal. Penyerang Folarin Balogun sempat menjebol gawang Bosnia, namun gol tersebut dianulir karena offside dalam proses serangan.
Balogun akhirnya berhasil memecah kebuntuan tepat menjelang turun minum. Memanfaatkan umpan terobosan Malik Tillman yang sempat mengalami dua kali defleksi, Balogun dengan tenang menaklukkan kiper Nikola Vasilj pada menit ke-45 dan membawa USA unggul 1-0. Striker tersebut bahkan nyaris menggandakan keunggulan di masa injury time babak pertama, namun sepakannya hanya membentur tiang gawang.
Petaka datang bagi USA pada menit ke-64. Setelah tinjauan VAR, Balogun diganjar kartu merah akibat melakukan tekel keras terhadap Tarik Muharemovic, memaksa tim tuan rumah bermain dengan 10 pemain selama sisa pertandingan.
Unggul jumlah pemain, Bosnia berusaha meningkatkan tekanan untuk menyamakan kedudukan. Namun, lini pertahanan USA tampil disiplin dan mampu meredam setiap peluang yang diciptakan lawan.
Saat Bosnia terus menyerang, USA justru berhasil mengunci kemenangan. Pada menit ke-82, Malik Tillman mencetak gol indah melalui tendangan bebas yang bersarang di sudut gawang. Gol tersebut lahir hanya beberapa saat setelah gol Christian Pulisic dianulir karena offside.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan Amerika Serikat melaju ke babak delapan besar Piala Dunia 2026.
Pencetak Gol:
- Folarin Balogun (45′)
- Malik Tillman (82′)
Pochettino: Kami Siap Menghadapi Situasi Apa Pun
Usai pertandingan, pelatih USA Mauricio Pochettino mengungkapkan kepuasannya terhadap karakter yang ditunjukkan anak asuhnya, terutama saat harus bertahan dengan 10 pemain.
Sebelum laga, Pochettino telah mengingatkan bahwa Bosnia merupakan lawan yang tidak boleh diremehkan.
“Bosnia dan Herzegovina adalah tim yang sangat agresif, kuat secara fisik, terorganisir dengan baik, dan memiliki pelatih yang bagus. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu menyulitkan siapa pun,” ujarnya.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu juga menegaskan bahwa sejak awal turnamen ia selalu menanamkan mentalitas bahwa setiap pertandingan adalah final.
“Kami mencoba menciptakan atmosfer seperti final di setiap pertandingan, termasuk laga-laga uji coba sebelum Piala Dunia. Mentalitas itu sangat penting agar para pemain selalu siap menghadapi tekanan,” katanya.
Pochettino juga mengungkapkan bahwa timnya telah mempersiapkan berbagai kemungkinan, termasuk jika pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
“Kami bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mempersiapkan skenario adu penalti. Kami ingin memberikan semua alat yang dibutuhkan pemain agar siap menghadapi situasi apa pun,” jelasnya.
Meski akhirnya menang meyakinkan, Pochettino menegaskan dirinya tidak pernah menganggap USA sebagai tim favorit.
“Saya memiliki rasa hormat penuh kepada Bosnia dan Herzegovina. Di Piala Dunia ini kita sudah melihat banyak kejutan. Lebih mudah berbicara tentang siapa favorit setelah pertandingan selesai, bukan sebelumnya,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Bosnia dan Herzegovina Sergej Barbarez mengakui sejak awal timnya memang menghadapi tantangan berat melawan tuan rumah.
“USA memiliki kualitas, bermain di kandang sendiri, dan diperkuat pemain-pemain hebat. Namun kami tetap datang dengan keyakinan dan berusaha memainkan permainan kami sendiri. Saya bangga dengan perjuangan para pemain,” ujar Barbarez.
Dengan kemenangan ini, Amerika Serikat kini bersiap menghadapi ujian yang lebih berat saat berjumpa Belgia dalam perebutan tiket menuju semifinal Piala Dunia FIFA 2026.






