Kampiunnews|Kupang – Tim kebanggaan masyarakat perbatasan Indonesia – Timor Leste, Bintang Timur Atambua (BeTA), siap kembali mempertahankan gelar juara pada Turnamen Sepak Bola El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 yang akan digelar di Kabupaten Ende. Dengan komposisi pemain yang solid dan semangat juang tinggi, BeTA menargetkan kembali membawa pulang trofi kebanggaan tersebut ke Atambua.
BeTA yang dikenal dengan julukan “Macan Batas” tahun ini diisi kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda potensial. Beberapa nama mencolok di antaranya Crespo Hale (pemain terbaik ETMC 2024 sekaligus kapten tim PON NTT), Alberto Soares (top skor ETMC 2023), Marco Tilman (pencetak gol terbanyak Suratin U-17 2024), serta Gerald Billy (pemain terbaik Suratin U-15 2023).
Kehadiran para pemain tersebut menunjukkan keseriusan BeTA dalam membangun kekuatan berlapis memadukan pengalaman dan energi muda untuk menjaga dominasi mereka di tingkat regional. Kehadiran talenta muda ini menunjukkan bahwa proses pembinaan di grassroot lewat Sekolah Sepak Bola (SSB) dan Academy Bintang Timur berjalan dengan baik.Kehadiran pemain-pemain tersebut menjadi bukti keseriusan BeTA dalam membangun kekuatan berlapis memadukan pengalaman dan energi muda untuk menjaga dominasi di tingkat regional. Regenerasi ini juga menunjukkan keberhasilan pembinaan pemain muda melalui SSB dan Akademi Bintang Timur yang konsisten melahirkan talenta berbakat dari wilayah perbatasan.
Di bawah komando Head Coach Ovik Loimau, BeTA tetap mengusung karakter permainan cepat, agresif, dan efisien. Strategi pressing ketat serta pertahanan solid yang menjadi ciri khas tim ini akan kembali menjadi andalan di lapangan.
“Kami tidak datang untuk sekadar tampil, tetapi untuk mempertahankan identitas juara. Semua pemain tahu tanggung jawab mereka bermain dengan hati untuk Atambua,”
ujar Fhyto Francis, anak muda yang kembali dipercaya sebagai Manager BeTA.
Sebagai kapten tim, Crespo Hale juga menegaskan kesiapan seluruh pemain menghadapi turnamen paling bergengsi di NTT itu.
“Kami datang dengan satu tekad: juara lagi. Kami tahu persaingan akan ketat, tapi kami siap bekerja keras, disiplin, dan berjuang untuk Bintang Timur Atambua serta seluruh masyarakat perbatasan Indonesia–Timor Leste,” tegasnya.
Lebih dari sekadar klub, Bintang Timur Atambua telah menjadi simbol semangat, persaudaraan, dan kebanggaan masyarakat perbatasan. Dengan semangat juara dan komitmen untuk terus berprestasi, tim ini bertekad menulis kembali sejarah di ETMC Ende 2025.






