Kampiunnews | Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk melindungi dunia usaha dan menjaga iklim investasi yang bersih, aman, dan kompetitif. Dalam kunjungan resmi ke PT NOV Profab Indonesia pada Kamis (17/7), BP Batam menolak tegas segala bentuk gangguan terhadap kegiatan investasi, termasuk pemerasan dan intimidasi oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi masyarakat maupun LSM.
Kunjungan ini dipimpin oleh Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, dan diikuti oleh perwakilan Polres Barelang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Pemerintah Kota Batam, Karang Taruna Kota Batam, serta jajaran internal BP Batam. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antarlembaga untuk menjaga kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.
“Batam adalah kawasan investasi unggulan. Kita tidak bisa membiarkan satu-dua oknum merusak iklim usaha dengan premanisme dan tekanan yang tidak berdasar. Negara hadir untuk melindungi pelaku usaha yang ingin berinvestasi secara sah dan produktif,” tegas Fary Djemy Francis.
Komitmen Profab, Harapan terhadap Negara
Dalam sesi pertemuan, manajemen PT NOV Profab Indonesia menyampaikan keresahan mereka atas tekanan dari pihak-pihak yang mengatasnamakan kelompok masyarakat. Padahal, perusahaan telah aktif membuka lapangan kerja bagi warga lokal, menyediakan program magang industri, dan melaksanakan tanggung jawab sosial melalui kegiatan CSR.
Profab menegaskan komitmennya untuk terus membina masyarakat secara profesional, namun membutuhkan jaminan perlindungan hukum dari praktik-praktik yang menghambat operasional usaha.
Menanggapi hal tersebut, BP Batam menegaskan akan terus hadir aktif di lapangan dan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum untuk menghapus segala bentuk premanisme dan praktik penghambat investasi di Batam.
Sebagai langkah konkret, BP Batam akan meluncurkan Dashboard Investasi pada 17 Juli 2025, sebuah platform digital yang memungkinkan investor menyampaikan kendala, masukan, dan laporan langsung kepada pimpinan BP Batam secara cepat, transparan, dan terdokumentasi.
“Kami berdiri di pihak investor yang sah dan produktif. Premanisme adalah musuh bersama. BP Batam berkomitmen menjadikan Batam tidak hanya kawasan terbuka untuk investasi, tetapi juga aman dan profesional bagi seluruh pelaku usaha,” tutup Fary Djemy Francis.(btm)






