Kampiunnews | Solo – Kiprah dr. Christian Widodo di dunia politik Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mendapat pengakuan penting di tingkat nasional. Dalam Kongres Nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Solo, Sabtu (19/7/2025), Wali Kota Kupang tersebut secara resmi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Ia terpilih mewakili seluruh pengurus daerah PSI se-Indonesia.
Penunjukan ini menjadi bentuk penghargaan atas rekam jejak Christian sebagai pemimpin muda yang berintegritas, dan telah membawa perubahan signifikan di tubuh PSI serta dalam tata kelola pelayanan publik di daerah.
Christian terpilih secara aklamasi, setelah dinilai sebagai salah satu tokoh yang sejak awal aktif mendorong pertumbuhan PSI, termasuk lahirnya banyak kursi legislatif dan kepala daerah di berbagai wilayah. Sebagai Ketua DPW PSI NTT dan kepala daerah yang berprestasi, ia dinilai layak memperkuat struktur kepemimpinan PSI di tingkat pusat.
Penetapannya menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat kepemimpinan nasional yang inklusif, dinamis, dan berbasis rekam jejak yang konkret. Kontribusi Christian dari daerah diharapkan memperkaya arah kebijakan PSI dengan perspektif akar rumput yang lebih kuat.
Dewan Pembina PSI saat ini terdiri dari sejumlah tokoh nasional, antara lain:
- Jefri Geofani (Ketua)
- Raja Juli Antoni (Sekretaris Jenderal dan Menteri Kehutanan)
- Grace Natalia
- Andi Saiful Haq
- Endang Tritana
- Isyana Bagus Oka (Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga)
- Christian Widodo. (Wali Kota Kupang)
Usai penetapan, Christian menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PSI.
“Ini merupakan penghargaan luar biasa atas kerja kolektif yang telah kami bangun sejak awal PSI berdiri di NTT. Saya merasa bangga, terhormat, dan terharu. Ini bukan semata prestasi pribadi, tapi juga untuk keluarga, warga Kota Kupang, dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ungkap Christian yang juga mantan Anggota DPRD NTT.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari tuntunan Tuhan, dukungan keluarga, tim kerja, dan masyarakat yang selalu memberi semangat.
Dalam sambutannya di forum Kongres, Christian juga menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan kerja nyata.
“Saya menerima tugas ini dengan kerendahan hati. Ini bukan sekadar kehormatan, tapi tanggung jawab besar yang akan saya jawab dengan kontribusi terbaik untuk masa depan Indonesia,” tegasnya.
Sesuai ketentuan dalam AD/ART PSI, dua posisi Dewan Pembina diambil dari Dewan Pendiri Partai, sementara satu kursi lainnya diberikan kepada Ketua DPW PSI dengan perolehan suara terbanyak secara nasional. Christian Widodo menjadi yang pertama ditetapkan karena berhasil membawa PSI NTT menjadi DPW dengan suara tertinggi.
“Kenapa Bro Christian bisa langsung ditetapkan hari ini, karena sesuai AD/ART, ketua provinsi dengan suara terbesar di seluruh Indonesia otomatis akan merangkap sebagai anggota Dewan Pembina PSI,” jelas panitia Kongres.






