Kampiunnews | Lembata – Mengawali kunjungannya di Kabupaten Lembata, bakal calon Gubernur NTT Orias Petrus Moedak bertemu kelompok petani di Waikomo, Kota Lembata, Kamis, 13 Juli 2023. Orias menyapa kelompok petani di Waikomo, sebagai tokoh diaspora NTT Jakarta yang akan meramaikan bursa pemilihan Gubernur NTT tahun 2024.
Orias yang telah banyak makan asam garam di perusahaan BUMN dan lama berkarier sebagai auditor, ingin mengabdikan dirinya di tanah kelahirannya NTT.
“Saya sudah bicara dengan istri saya dan kami sepakat saya pulang dan mengabdi untuk masyarakat NTT,” ujarnya.
Mantan Direktur Corporate Finance PT Bahana Securities (1994-2000) ini menyinggung sejumlah masalah di NTT di antaranya korupsi dan stunting.
Sebagai akuntan dan bendahara di Pelindo dan perusahaan tambang, Orias mengaku sudah berulang kali diperiksa sejumlah lembaga negara pemeriksa keuangan, seperti KPK dan Bareskrim Polri. Akan tetapi sampai saat ini tak ada masalah sedikitpun yang ditemukan. Integritas anak Oeba yang menyelesaikan pedidikan dasar di DK Katolik Donbosko Kupang, dengan tegas mengusung tagline”Jangan Mencuri”. Spririt “Jangan Mencuri” diyakini mampu merubah wajah NTT.
“Saya tidak minta bapak dan mama di sini untuk pilih saya (Gubernur NTT). Kalau ada yang lebih baik dari saya silakan pilih. Saya sudah memperkenalkan diri,” tandasnya.
Anggota Lingkar Orias di Lembata, Yosep Lembata, mengatakan, Orias Petrus Moedak merupakan sosok calon pemimpin yang sudah clear dengan dirinya sendiri khususnya dalam hal finansial.
Menurut dia, orang yang memimpin NTT nanti adalah orang yang harusnya sudah selesai dengan urusan ekonominya sendiri supaya dia memimpin NTT dengan tulus dan jujur. Untuk itu, dia menyatakan Orias merupakan figur yang tepat untuk memimpin NTT lima tahun ke depan.
Orias dan rombongan tiba di Bandara Wunopito Lewoleba sekitar pukul 09.30 Wita dan akan berada di Lembata hingga tanggal 15 Juli 2023. Orias dan rombongan diterima oleh tim Lingkar Orias dengan pengalungan selendang tenun.
Usai bertemu petani Waikono, Orias diagendakan bertemu komunitas buruh pelabuhan, dia akan bertemu pemerintah desa Kolontoba dan mengunjungi lokasi pengungsi di Tanah Merah, bertemu pemerintah desa Waimatan di Tanah Merah.






