Kampiunnews – Kupang – Enam hari hitung mundur, kick off Turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII Rote Ndao akan mulai diputar, tepatnya pada 10 Agustus 2023.
24 tim sudah mendaftar diri untuk hadir di turnamen tahunan yang juga akan menjadi bagian dari kompetisi Liga 3 NTT. Kampiun dari event ini akan mewakili NTT ke ajang Liga 3 Nasional.
Kami coba meminta konfirmasi jumlah peserta yang akan ikut dalam ETMC Rote 2023. Sekretaris Asprov PSSI NTT, Abdul Muis lewat jaringan selulernya menkonfirmasi hingga saat ini sudah 24 tim mendaftar.
Sementara Perseftim Flores Timur dipastikan absen dalam ETMC, Rote. Absennya tim yang 4 kali mengangkat trophy ETMC lantaran tidak menjalankan sanksi yang dikenakan saat ETMC XXXI Lembata. Perseftim dikenai denda akibat ulah suporternya yang rusuh saat ETMC Lembata 2022.
“Tadinya ada beberapa tim yang sudah mengatakan tidak ikut, tapi diujung mereka mendaftar. Maklumlah Askab masih bergantung dengan anggaran dari Pemda,” ujar Muis.
Menurut Abdul Muis, Asprov PSSI NTT sudah memberikan batas akhir pendaftaran satu minggu sebelum kick off. Karena kendala biaya, dan mesih ada tim yang berminat, pendaftaran di buka hingga 8 Agustus 2023.
Harusnya Asprov dan Panitia Penyelenggara mulai tertib dengan jadwal. Jika tidak tegas dampaknya pada jadwal pertandingan dan ujung-ujungnya beban panitia penyelenggara akan bertamabah, demikian juga dengan peserta.
Liga 3 ETMC 2023 menjadi ajang pertama pasca Kongres Luar Biasa PSSI. Berpegangan pada hasil Kongres Luar Biasa PSSI, Asprov PSSI NTT telah mengeluarkan surat edaran nomor 139/PSSI-NTT/VII/2023 tentang regulasi Liga 3 ETMC 2023.
Pemain yang memperkuat tim batas kelahiran 1 Januari 2021 – 31 Desember 2005. Setiap tim bisa diperkuat 7 pemain senior, namun hanya 5 pemaain yang masuk dalam DSP. Pemain harus ber KTP NTT, untuk pemain dari luar NTT maximal 3 pemain.
Karena ETMC juga menjadi ajang pencarian pemain yang akan memperkuat tim Pra PON NTT, tim wajib mendaftar pemain kelahiran 2003 – 2005 minimal 4 orang dan masuk dalam DSP (Daftar Susunan Pemain).
Dalam edaran Asprov, juga ditekannkan pelatih yang mendampingi tim harus mengantongi lisensi B AFC dan asisten pelatih lisensi C AFC. Bagi tim yang belum memenuhi syarat, segera bersiap agar tidak terjadi debat kusir saat technical meeting.
Akankah Asprov PSSI NTT akan menegakkan regulasi, atau bersikap toleransi karena NTT dikenal sebagai daerah toleransi. Jika ingin menaikan mutu pertandingan, Asprov mesti berpegang pada aturan.
24 tim yang sudah mendaftar:
- Persena Nagekeo
- PS Malaka
- PS Kab. Kupang
- Persamba Manggarai Barat
- PSKN Kefamenanu
- Persekota Kupang
- Persesba Sumba Barat
- Persarai Sabu Raijua
- Kristal FC
- Perserond Rote Ndao
- Bintang Timur Atambua
- Putera Oesao FC
- Persewa Waingapu
- FC Nirwana 04
- Persab Belu
- Persim Manggarai
- Persap Alor
- PSN Ngada
- Persami Maumere
- Persematim Manggarai Timur
- Persebata Lembata
- Perse Ende
- Perss SoE
- Platina FC






