Kampiunnews | Kupang – Penyelenggaraan event budaya tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat posisi Kelurahan Fatululi sebagai salah satu pusat ekonomi yang hidup di Kota Kupang. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, saat membuka Even Budaya Kelurahan Fatululi 2025 yang berlangsung di area parkir Pasar Oebobo, Kamis (21/8).
“Di sini berdiri Pasar Oebobo, salah satu pusat ekonomi rakyat terbesar di Kota Kupang, yang juga didukung pusat perbelanjaan dan aktivitas perdagangan yang ramai. Karena itu, Pentas Budaya Fatululi bukan hanya menumbuhkan identitas budaya, tetapi juga memperkuat posisi Fatululi sebagai pusat ekonomi kota yang hidup dan berdaya,” ungkap Serena.
Menurutnya, festival budaya lebih dari sekadar hiburan, melainkan wadah untuk menggali potensi lokal, mendorong UMKM, serta menghidupkan sektor pariwisata melalui atraksi seni, kuliner, dan kerajinan khas daerah.
Wawali Kupang juga menekankan pentingnya melestarikan budaya di tengah derasnya arus globalisasi.
“Anak-anak kita kini dengan mudah terhubung ke dunia luar lewat gawai. Karena itu, festival seperti ini sangat penting agar budaya kita tetap lestari dan generasi muda bangga dengan akar budayanya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Serena turut mengajak masyarakat untuk semakin mengenalkan motif tenun sepe sebagai identitas khas Kota Kupang.
“Kemarin saat upacara penurunan bendera 17 Agustus, saya mengenakan motif sepe. Mari kita bersama-sama banggakan motif tenun ini sebagai ciri khas Kota Kupang,” tambahnya.
Ketua Panitia, Drs. Bernard Haning, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat persatuan warga, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, sekaligus memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
“Kami bersyukur seluruh pihak terlibat—pemerintah, lembaga masyarakat, pelaku usaha, hingga sponsor—sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Festival yang berlangsung selama dua hari di depan Pasar Oebobo ini menyajikan beragam lomba dan atraksi, mulai dari pentas tari daerah dari 13 RW, lomba pidato antar SD, hingga lomba kebersihan antar RW.
Acara pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang Danial Boling, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang beserta jajaran, Plt. Camat Oebobo bersama para lurah se-Kecamatan Oebobo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Fatululi. Usai membuka kegiatan, Wawali berkesempatan meninjau langsung sekaligus berbelanja di sejumlah lapak UMKM yang berpartisipasi dalam Even Budaya Fatululi 2025.






