Kampiunnews | Jakarta – Usai diangkat menjabat Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Karyawan Gunarso telah menyiapkan sejumlah strategi dalam mendukung ketahanan pangan khususnya di wilayah Jakarta.
Wawan begitu Karyawan Gunarso akrab disapa, diangkat sebagai dirut Food Station menggantikan Pamrihadi Wiraryo pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa Food Station Tjipinang Jaya yang dilaksanakan pada 30 April lalu.
Wawan menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan strategi dalam mendukung ketahanan pangan khususnya untuk Jakarta. Dia menyampaikan, salah satu strategi mendasar yang harus dilakukan Food Station adalah memperkokoh fondasi dasar industri perberasan yaitu, memperkuat sumber dan jaringan bahan baku produksi untuk menjamin ketersediaan stok.
“Untuk itu, Food Station akan terus meningkatkan jumlah serapan hasil panen melalui berbagai program kegiatan yang sudah disiapkan,” ungkap dia, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/5/2024).
Dia menilai, jumlah serapan hasil panen meningkat dapat memenuhi buffer stock kebutuhan penjualan Food Station untuk melayani program ketahanan pangan DKI dan kebutuhan pelanggan.
“Salah satu tugas kami selain berorientasi pada profit, tentu adalah mendukung program ketahanan pangan khususnya bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yaitu menjaga ketersediaan stok, distribusi dan stabilisasi harga,” kata Wawan.
Dia menjelaskan, Food Station bakal lebih profesional terkait pengelolaan beras dan memperketat kontrol pemenuhan standar beras sebelum diedarkan di pasar. Dengan demikian, mutu beras yang diterima masyarakat berkualitas premium.
Dia juga menyatakan kesiapannya untuk lebih profesional dalam melaksanakan controlling kualitas beras pada saat di lapangan.
“Ini bagian dari asesmen dan evaluasi yang akan kami lakukan, profesionalisme pelaksana quality control di lapangan menjadi bagian pembinaan kami di lapangan terkait tata kelola dan proses produksi,” urai Wawan.
Dia menambahkan Food Station juga akan tetap aktif menggelar berbagai kegiatan, guna membantu masyarakat DKI Jakarta mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. “Ini dilakukan melalui kegiatan Pasar Murah dan Program Pangan Bersubsidi,” jelas dia.






