Kampiunnews | Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker, Perempuan Indonesia Maju (PIM) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Rumah Sakit Siloam Agora menggelar talk show bertajuk “Kenali Tubuhmu, Pahami Resikonya”. Acara ini berlangsung di Prima Studio, Percetakan Negara, Salemba dan dipandu oleh dr. Grace Hananta.
Sekretaris Umum PIM, Dr. Rahajeng Widya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PIM tidak hanya fokus pada kegiatan sosial dan budaya, tetapi juga aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan perempuan.
Turut hadir dalam acara ini Ketua Umum PIM Lana Koentjoro, Sekum PIM Dr. Rahajeng Widya, para pembina dan pengurus PIM seperti Ana Naomi (Bendum), Kaajel Kaur (Wakil Ketum), Puriganilawati (Bid.Organisasi), dan Bebi Jane (Bid.Sosial dan Pengabdian Masyarakat). Hadir pula sebagai narasumber dr. Dini dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan RI, dr. Mirna, Dokter Spesialis Onkologi Radiasi dari Rumah Sakit Siloam Agora, serta Ratih Hadiwinoto, Corporate Affairs & Sustainability Associate Director Siloam Hospital.
Dalam talk show tersebut, dr. Dini menyampaikan apresiasi kepada PIM atas inisiatif dan kolaborasinya. “Ini bentuk nyata kerjasama antara pemerintah dan komunitas perempuan dalam menyuarakan pentingnya hidup sehat. Kami menyambut baik sinergi ini dan berharap menjadi langkah awal menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk mulai mengenali tubuh sendiri dan memahami risiko penyakit sejak dini, salah satunya melalui skrining kesehatan. “Skrining lewat cek kesehatan gratis, merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan kesehatan masyarakat. Di dalamnya termasuk pemeriksaan kanker serviks seperti Pap smear dan tes HPV, yang sangat penting dilakukan secara rutin,” jelas dr. Dini.
Dr. Mirna menambahkan bahwa kanker serviks dan kanker payudara masih menjadi pembunuh nomor satu bagi wanita Indonesia. “Setiap hari, satu wanita meninggal karena kanker ini. Padahal, kanker ini bisa dicegah. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat tahu bahwa deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.
Kerja sama antara Siloam Hospitals dan Perempuan Indonesia Maju (PIM) telah terjalin sejak tahun 2023. Melalui program Semangat Lawan Kanker (Selangka), kami telah memberikan layanan skrining kanker payudara gratis kepada 50.000 wanita di seluruh Indonesia.
“Kami telah berkolaborasi dengan PIM sejak tahun 2023, dan program ini telah berjalan di berbagai kota di Indonesia. Salah satu kegiatannya adalah penyelenggaraan skrining kanker payudara secara gratis. Kami akan terus mengajak komunitas perempuan Indonesia untuk bergabung dalam program ini, sebagaimana yang telah sukses kami laksanakan bersama PIM,” ungkap Katlin, Project Officer program Selangka dari Siloam Hospitals.
Talk show ini juga menggugah semangat internal PIM. Ketua Umum PIM, Lana Koentjoro, mengajak seluruh bidang organisasi untuk menjadikan acara ini sebagai inspirasi dan menggandeng lebih banyak instansi dalam program-program edukasi yang serupa.
“Sosialisasi mengenai kanker serviks dan payudara sangat penting. Masyarakat masih menganggap penyakit ini tabu, padahal jumlah penderitanya tinggi. Kita harus membantu membuka wawasan mereka,” ungkap Lana.
Acara ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan PIM dalam meningkatkan literasi kesehatan perempuan Indonesia. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit mematikan seperti kanker.






