Kampiunnews|Pamekasan – Pekan ketiga BRI Super League 2026/27 mulai menyajikan persaingan ketat. Madura United FC menjadi salah satu tim yang mampu menjaga laju sempurna setelah mengamankan kemenangan ketiga secara beruntun, sementara derbi Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri harus puas berbagi satu poin dalam duel sengit di Stadion Kanjuruhan.
Madura United tampil sebagai salah satu tim yang berhasil mempertahankan momentum positif pada awal musim. Laskar Sape Kerrab mencatat hattrick kemenangan setelah menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9) malam.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Madura United justru harus bermain dari posisi tertinggal setelah Nermin Haljeta membawa PSIM Yogyakarta unggul pada menit ke-15.
Tertinggal satu gol membuat Madura United meningkatkan tekanan. Namun, hingga babak pertama berakhir, tuan rumah belum mampu membongkar pertahanan PSIM.
Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih agresif. Pelatih Jose Gomes melakukan evaluasi dan sejumlah perubahan untuk meningkatkan intensitas permainan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Mendonca berhasil memanfaatkan peluang melalui sundulan yang mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Momentum kebangkitan Madura United berlanjut. Hanya berselang dua menit, Laskar Sape Kerrab berbalik unggul 2-1.
Gali Freitas menjadi penentu kemenangan setelah menerima umpan dari Dimitar Mitkov dan melepaskan sepakan yang menggetarkan gawang PSIM.
Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Madura United pun mengamankan tiga poin sekaligus mencatat tiga kemenangan beruntun pada awal BRI Super League 2026/27.
Sebelumnya, Madura United menang 2-0 atas Persijap Jepara dan mengalahkan PSS Sleman dengan skor 3-1.
Pelatih Madura United, Jose Gomes, mengakui pertandingan melawan PSIM berjalan sulit, terutama pada babak pertama ketika timnya harus bermain dalam kondisi tertinggal.
“Babak pertama sangat sulit bagi kami karena mereka punya tim bagus dan gawang kami kebobolan duluan,” ujar Jose Gomes.
Pelatih asal Portugal tersebut kemudian melakukan evaluasi saat jeda. Perubahan strategi serta pergantian pemain memberikan dampak positif terhadap permainan Madura United di babak kedua.
“Pada babak kedua kami evaluasi dan kami bisa cetak gol. Ada pergantian pemain juga. Mereka bisa berkontribusi bagus buat kami, senang sekali dengan permainan malam ini,” katanya.
Tambahan tiga poin membuat Madura United untuk sementara berada di puncak klasemen BRI Super League 2026/27. Namun, posisi tersebut masih dapat berubah karena sejumlah pesaing, termasuk Persija Jakarta dan Bali United FC, belum memainkan pertandingan pekan ketiga.
Arema FC dan Persik Kediri Berbagi Angka
Pada pertandingan lainnya di pekan ketiga, Arema FC dan Persik Kediri harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (18/9).
Persik Kediri justru mengawali pertandingan dengan baik. Macan Putih berhasil membuka keunggulan ketika Zanadin Fariz mencetak gol melalui sontekan keras pada menit keenam.
Gol tersebut membuat Arema FC meningkatkan tekanan. Jhon Alfaridzi dan rekan-rekannya terus menggempur pertahanan Persik Kediri untuk mencari gol penyeimbang.
Tekanan Singo Edan akhirnya menghasilkan penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Carera yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menaklukkan Andhika Ramadhani pada menit ke-27.
Kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema FC yang berstatus sebagai tuan rumah terus berusaha mengambil kendali permainan. Tekanan semakin meningkat menjelang akhir pertandingan.
Persik Kediri dipaksa lebih banyak bertahan untuk mengamankan hasil imbang. Sejumlah pemain belakang Macan Putih, yakni Kiko Carneiro, Marcelo Djalo, dan Daffa Salman, bahkan harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan Arema.
Namun, hingga pertandingan berakhir, Arema FC tidak mampu mencetak gol tambahan. Persik pun membawa pulang satu poin dari Malang.
Gelandang Persik Kediri, Bayu Otto, menilai hasil tersebut penting bagi timnya dalam menjalani kompetisi yang masih panjang.
“Kami mengawali pertandingan dengan bagus. Kami cukup leluasa menguasai pertandingan pada beberapa menit awal. Tetapi setelah menit ke-75, Arema FC lebih banyak memasang pemain di depan. Mereka terus menggempur dan memaksa kami bertahan,” kata Bayu Otto.
Menurut Bayu, satu poin di kandang Arema FC menjadi modal penting bagi Persik untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Satu poin ini sangat penting bagi kami untuk perjalanan musim yang panjang. Apalagi kami meraih poin ini di kandang Arema FC, salah satu tim kuat musim ini. Kami akan berusaha lebih baik dan kompak pada pertandingan berikutnya,” ucapnya.
Hasil tersebut membuat persaingan BRI Super League 2026/27 semakin menarik. Pekan ketiga masih menyisakan sejumlah pertandingan yang berpotensi mengubah posisi klasemen sementara.







