Kampiunnews | Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., mendampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam kunjungan kerja ke Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program nasional penyediaan makanan bergizi gratis, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam pemenuhan gizi masyarakat.
Turut serta dalam rombongan tersebut Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTT, Fernando Jose Lemos Osorio Soares, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes. Rombongan disambut oleh Kepala Dapur MBG bersama tim pelaksana program dan Babinsa Kelurahan Oepura.
Peninjauan meliputi seluruh area operasional dapur, mulai dari ruang penerimaan bahan baku, proses pemorsian, hingga ruang pencucian peralatan. Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan dapur yang higienis dan efisien demi menjamin kualitas makanan sebelum didistribusikan ke berbagai institusi pendidikan (TK, SD, SMP, SMA), Posyandu, serta masyarakat penerima manfaat.
Dalam pernyataannya, Gubernur NTT menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiasi program MBG yang dinilai sangat bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di daerah.
“Program ini sangat membantu anak-anak yang sebelumnya kurang mendapat perhatian dari sisi gizi. Selain manfaat kesehatannya, program ini juga menggerakkan ekonomi lokal, karena melibatkan petani dan peternak sebagai penyedia bahan pangan,” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh pelaksana lapangan, kepala dapur, pengawas, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), serta Babinsa atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam menjalankan program ini.
Setelah mengunjungi dapur MBG, rombongan melanjutkan agenda ke Puskesmas Penfui, yang disambut langsung oleh Kepala Puskesmas, drg. Hariyono, beserta jajaran tenaga kesehatan. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis, yang merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar.
Gubernur menyayangkan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat terhadap program kesehatan ini, dan mengimbau Puskesmas serta perangkat pemerintah lokal untuk lebih aktif melakukan sosialisasi.
“Program ini adalah hadiah ulang tahun dari Presiden untuk rakyat Indonesia. Mari kita manfaatkan untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk mendukung penuh pelaksanaan program-program nasional tersebut.
“Kami akan menggerakkan camat dan lurah untuk mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini. Kesadaran warga masih rendah, dan ini menjadi tanggung jawab bersama. Program ini strategis karena bersifat preventif dan berdampak langsung terhadap kualitas hidup,” ujarnya.
Dua kunjungan ini menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota dalam mempercepat perbaikan gizi dan kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.






